JAKARTA, DISWAY.ID - Kasus penganiayaan bocah bernama Nizam Syafei (12) belakangan ini menjadi sorotan jagat maya.
Korban diduga menjadi korban penganiayaan ibu tiri hingga meninggal dunia di RSUD Jampang Kulon, Kamis, 19 Februari 2026.
Ibu kandung korban, Lisnawati mengaku selama ini dirinya putus kontak dengan anak dan mantan suami selama 4 tahun.
BACA JUGA:Lewat Podcast Denny Sumargo, Orang Tua Nizam Ungkap Kronologi Anaknya Dianiya Ibu Tiri Hingga Tewas
Lisnawati juga menyampaikan bahwa dirinya terakhir kali bertemu dengan sang putra ketika usianya tujuh tahun.
Ia tidak mengetahui selama ini sang anak berada dalam kondisi yang memilukan akibat penganiayaan yang dilakukan ibu tiri.
"Ngurunya sampai dia umur 7 tahun. Waktu itu anaknya bilang ingin masuk pesantren." pungkas Lisna saat mendatangi Kantor KPAI, Jakarta Pusat Senin, 23 Februari 2026.
Namun setelah Nisam diambil oleh ayahnya, Anwar Satibi, sejak saat itu Lisna sudah mulai putus komunikasi denganya.
"Komuniasi diputus pihak ayahnya, alasannya saya sudah meninggal." katanya.
BACA JUGA:Farel Prayoga Tuding Uang Rp10M Dihabiskan Orang Tua, Ibu Tiri Pegang Bukti Kuat Bantahan
Lisna mengatakan mantan suaminya, Anwar membongi sang anak dengan mengatakan ibu kandungnya sudah meninggal.
Tak hanya itu, Lisna juga mengaku merupakan korban KDRT oleh mantan suaminya sejak ia mengandung sang putra.
"Dari waktu hamil saja sudah sering mengalami KDRT. Bahkan saat melahirkan juga masih mengalami kekerasan" ujarnya.
Menurutnya, kekerasan yang dialami juga berupa tindakan yang mengancam keselamatannya.
Alasan itu, membuatnya mantap untuk bercerai dengan suami.
- 1
- 2
- 3
- »





