Pelukan dari Punch, "Pukulan" si Monyet Kecil untuk Dunia

kompas.id
3 jam lalu
Cover Berita

Hubungan erat Punch, bayi monyet jepang (Macaca fuscata) dengan boneka orangutan miliknya menjadi pembicaraan. Seperti namanya, kisah semangat bertahan hidup monyet kecil itu sukses menghantam hati warga dunia.

Punch adalah salah satu primata penghuni Kebun Binatang Kota Ichikawa, Jepang. Dia lahir di kebun binatang yang terletak di Prefektur Chiba itu pada 26 Juli 2025.

Dalam pengumuman yang disampaikan di laman X pihak kebun binatang pada 5 Februari 2026, ia ditemukan terlantar dan dibesarkan dengan pemberian makan buatan. Ibu Punch meninggalkan monyet tersebut saat ia lahir tujuh bulan lalu.

Diduga, induk Punch, tidak siap dengan kelahiran pertamanya. Bisa jadi, staminanya berkurang akibat panasnya musim panas. Menurut surat kabar Yomiuri Shimbun, akibatnya induknya tidak menunjukkan minat untuk merawat anaknya.

Sadar Punch tidak diterima induknya, pihak kebun binatang lalu memisahkan Punch dari kawanannya. Punch sempat dirawat menggunakan inkubator.

Selain menjamin kebutuhan gizinya, segala upaya dilakukan agar Punch seolah-olah merasakan kehangatan induknya. Bayi monyet jepang biasanya menempel pada induknya untuk membangun kekuatan otot dan rasa aman.

Para penjaga, misalnya, memberikan handuk yang digulung dan boneka binatang lainnya. Usaha itu membuahkan hasil. Naluri Punch membuatnya memilih boneka orangutan berwarna oranye dengan mata besar. Boneka bernama Djungelskog itu diproduksi produsen Swedia IKEA.

Boneka binatang ini memiliki bulu yang relatif panjang dan beberapa bagian yang mudah dipegang. Sejak itu, Punch jarang terlihat tanpa boneka tersebut. Dia menyeret boneka yang lembut itu ke mana-mana meskipun ukurannya lebih besar darinya.

“Kami berpikir bahwa kemiripannya dengan monyet mungkin dapat membantu Punch berintegrasi kembali ke dalam kelompoknya nanti, dan itulah mengapa kami memilihnya, " kata penjaga kebun binatang Kota Ichikawa, Kosuke Shikano (24).

Perjuangan

Punch akhirnya baru bergabung kembali bersama kawanan monyet makaka lainnya di Kebun binatang Kota Ichikawa sejak tanggal 19 Januari 2026.

"Seekor bayi monyet yang membawa mainan lembut saat ini berada di kandang monyet. Namanya Punch. Mari kita awasi pertumbuhan Punch dengan penuh kasih sayang, " demikian pernyataan Kebun Binatang Kota Ichikawa di laman X miliknya.

Akan tetapi perjuangan Punch tampaknya masih panjang. Punch, misalnya, masih berjuang untuk beradaptasi dengan kawanannya. Di salah satu video terlihat Punch mendekati monyet bayi lain untuk mencoba berkomunikasi, namun monyet bayi itu menghindarinya.

Punch kemudian duduk dan tampaknya menyerah untuk berkomunikasi dengan monyet tersebut. Setelah itu ia dimarahi dan diseret oleh monyet dewasa.

Setelah dimarahi, Punch berlari ke mainan boneka orangutannya. Ia memeluk erat boneka itu untuk mengatasi rasa kesepiannya.

Postingan pengumuman disertai foto Punch memeluk erat boneka orangutan ini disaksikan 5,2 juta kali dan mendapatkan 84.000 respon suka.

Kondisi Punch bahkan memicu lahirnya basis penggemar Punch yang setia membagikan setiap aktivitasnya dengan tagar #HangInTherePunch yang berarti tetap bertahan Punch.

Muncul juga beberapa akun Instagram mengatasnamakan Punch. Salah satunya adalah @punchmonkeyoficial. Hingga Selasa, ada 18 postingan tentang Punch. Pengikut akun ini mencapai 143 ribu. Mayoritas komentarnya memberi semangat untuk Punch tetap bertahan dengan keadaannya.

Inspirasi

Tidak cukup di media sosial, sebagian yang penasaran datang ke kebun binatang. Pada Jumat (20/2/2026), misalnya, lebih dari 100 pengunjung berkumpul di sekitar kandang monyet kebun binatang, berusaha mengambil foto dan berteriak "bertahanlah!" saat Punch mencoba mendekati yang lain dalam kelompoknya.

"Kami di sini sejak pagi ini. Kami jarang datang ke kebun binatang tetapi kami ingin melihat Punch yang lucu," kata Sayaka Takimoto, 32 tahun, yang berkendara selama dua jam bersama suaminya untuk melihat monyet itu.

Pasangan itu mengatakan mereka menganggap postingan media sosial tentang Punch yang membawa mainan lunak itu "menggemaskan".

Pengunjung lain, yang menyebut namanya Yoko, berkata: "Dia sangat lucu, jadi saya harus datang melihatnya. Saya mempelajari fotonya terlebih dahulu agar saya bisa mengenalinya," kata wanita berusia 50 tahun itu kepada AFP.

Lain lagi dengan yang dikatakan Miyu Igarashi (26), seorang perawat. Dia mengatakan nasib Punch membuat hatinya meleleh. "Melihat Punch di media sosial, ditinggalkan oleh orang tuanya tapi tetap berusaha sekuat tenaga, benar-benar mengharukan saya,” kata Miyu Igarashi, seorang perawat berusia 26 tahun.

Menariknya, legenda sepakbola Manchester United Javier "Chicarito" Hernandez juga merasakan hal yang sama. Dalam video di akun Instagram resminya pada Senin (23/2/2026), pesepakbola berusia 38 tahun menitikkan air mata saat menyaksikan video tentang Punch.

Bagi Chicarito, perjuangan Punch mengajarkan banyak hal tentang kehidupan. Ia mencontohkan keinginan untuk bertahan hidup dan tanpa mengeluh meskipun terjebak dalam cobaan yang berat.

"Punch menginspirasi kita karena dia kuat dan otentik. Dia berusaha melindungi diri tanpa sepenuhnya tahu caranya, dan kita semua pernah mengalami hal serupa, " tutur Chicarito.

Belakangan, salah satu postingan di akun @ikea_id, juga terinspirasi dari kisah punch. Dengan gambar boneka Djungelskog, sama seperti yang dipeluk Punch, mereka menuliskan pesan,

“Dunia boleh gaduh tapi peluk ini selalu teduh,”

Baca JugaTragedi Badak Jawa
Baca JugaGajah Ternyata Menyapa Sesamanya dengan Panggilan Nama
Baca JugaCony, Si Kucing Kampung yang Mentas dari Jalanan

 


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Proyeksi Laba BUMN 2026: Bank Jumbo Tumbuh Moderat, ANTM Kian Agresif
• 2 jam lalubisnis.com
thumb
Sidang Praperadilan Eks Menag Yaqut Besok, KPK Tegaskan Penetapan Tersangka Sesuai Prosedur
• 20 jam laluliputan6.com
thumb
Beda Jauh! Dwi Sasetyaningtyas Kena Blacklist, Tasya Kamila Malah Pamer Bukti Pengabdian LPDP Selama 5 Tahun
• 8 jam laluharianfajar
thumb
Setelah Sassuolo Gasak Verona 3-0, Jay Idzes Incar Kemenangan Berikutnya Lawan Atalanta
• 7 jam lalubola.com
thumb
Fokus Lulusan SMK-SMA: Inilah Syarat Baru Pemerintah Agar TKI Bisa Kerja di Luar Negeri
• 2 jam lalusuara.com
Berhasil disimpan.