- Bus Transjakarta koridor 10H menabrak pengendara ojek daring pada Selasa (24/2/2026) pagi di Jalan Gunung Sahari, Jakarta Pusat.
- Korban luka parah akibat benturan dievakuasi untuk mendapatkan perawatan medis, sementara penumpang bus telah dipindahkan.
- Transjakarta sedang berkoordinasi dengan polisi dan menyerahkan rekaman CCTV untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan tersebut.
Suara.com - Insiden kecelakaan lalu lintas yang melibatkan bus Transjakarta dan seorang pengendara ojek daring (ojol) kembali mengoyak ketenangan Jalan Gunung Sahari Raya, Jakarta Pusat.
Peristiwa yang mengakibatkan korban mengalami luka parah itu terjadi pada Selasa (24/2/2026) pagi.
Bus Transjakarta koridor 10H rute Tanjung Priok–Bundaran Senayan dilaporkan menghantam pengendara motor hingga memicu kepanikan di antara para penumpang.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban sempat terseret badan bus setelah benturan keras terjadi di tengah arus lalu lintas yang mulai padat.
Peristiwa tragis ini bermula sekitar pukul 08.15 WIB, saat bus baru saja meninggalkan halte dan melaju lurus di jalurnya.
Kepala Departemen Humas & CSR Transjakarta, Ayu Wardhani, memberikan konfirmasi resmi terkait kecelakaan yang melibatkan armada operator SAF-083 tersebut.
Ayu menjelaskan bahwa pihak manajemen Transjakarta langsung melakukan langkah-langkah penanganan cepat di lokasi kejadian.
"Bus saat itu sedang pelayanan, seluruh pelanggan dalam kondisi baik dan langsung dievakuasi ke bus lainnya. Transjakarta memohon maaf atas ketidaknyamanan perjalanan pelanggan," ujarnya lewat keterangan tertulis.
Namun, Ayu dalam lanjutan keterangannya menyebut bus Transjakarta telah mengikuti rambu lalu lintas saat peristiwa terjadi.
Baca Juga: Lapangan Padel di Jakarta Wajib Pasang Peredam Suara, Jika Tidak Siap-Siap Kena Sanksi!
"Pada saat kejadian, bus melaju sesuai lampu hijau. Namun terjadi kontak dengan pengendara motor yang diduga tiba-tiba berbelok di area yellow box," tambahnya.
Pengendara ojol yang menjadi korban dalam peristiwa tersebut langsung dievakuasi petugas untuk mendapatkan pertolongan pertama.
"Pengendara motor telah dievakuasi dan saat ini sudah mendapatkan perawatan medis di rumah sakit terdekat," lanjut Ayu.
Saat ini, pihak Transjakarta tengah mendalami penyebab pasti kecelakaan dengan menggandeng aparat penegak hukum.
"Transjakarta berkoordinasi dengan pihak kepolisian dan berkomitmen kooperatif dalam proses pemeriksaan penyebab pasti kejadian, rekaman CCTV juga telah diserahkan," tegasnya.
Manajemen Transjakarta pun mewanti-wanti masyarakat agar lebih berhati-hati saat melintas di jalur yang bersinggungan dengan transportasi publik.
"Transjakarta kembali mengimbau seluruh pengguna jalan agar selalu mematuhi rambu lalu lintas demi keselamatan bersama," pungkas Ayu.

:strip_icc()/kly-media-production/medias/5370277/original/036243400_1759506690-WhatsApp_Image_2025-10-03_at_22.34.08_8bceab2d.jpg)


