Orang yang Tahu Memberi Adalah yang Paling Bahagia

erabaru.net
3 jam lalu
Cover Berita

EtIndonesia. Ada sebuah kalimat yang mengatakan:  “Iman yang tidak diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari, bukanlah iman yang sesungguhnya.”

Jika setiap hari kamu membakar dupa, berdoa dengan khusyuk, tetapi tidak mampu menunjukkan sedikit pun kepedulian kepada orang-orang di sekitarmu, lalu apa arti semua itu?

Dahulu, ada seorang istri dari keluarga kaya. Dia sering membawa banyak ayam, bebek, ikan, dan daging ke kuil untuk dipersembahkan kepada para dewa, berharap agar dirinya dan keluarganya diberkati.

Suatu hari, datanglah seorang bijak ke kuil itu. Melihat perbuatan wanita kaya tersebut, dia diam-diam membagikan semua persembahan itu kepada para pengemis yang kelaparan di depan kuil. Setelah itu, dia menghancurkan semua patung dewa yang ada di dalam kuil.

Tak lama kemudian, wanita kaya itu menyadari persembahannya hilang, yang tersisa hanya pecahan patung di lantai. Dia terkejut dan bertanya kepada orang bijak apa yang telah terjadi.

Orang bijak menjawab: “Patung-patung itu saling berebut makanan yang kamu persembahkan. Mereka bertengkar sampai hancur bersama.”

“Itu tidak mungkin!” wanita itu marah. “Kamu jelas berbohong! Patung-patung ini terbuat dari tanah liat, bagaimana mungkin mereka bisa bertarung?”

“Nah, itu dia,” jawab orang bijak dengan tenang. “Kalau mereka terbuat dari tanah liat dan tidak bisa bertarung, bagaimana mungkin mereka bisa memakan makanan yang kamu bawa?”

Setelah itu, orang bijak mengisyaratkan agar wanita itu melihat ke luar kuil. Dia melihat para pengemis yang lapar sedang menikmati makanan yang dibawanya, dengan wajah penuh sukacita.

Saat itu juga dia tersadar.

Bukankah benar? Jika kita tidak mampu mengasihi sesama, bagaimana mungkin kita mengasihi Tuhan? Jika kita tidak mampu memberi kepada orang-orang di sekitar kita, apa yang sebenarnya kita persembahkan kepada Tuhan atau para dewa?

Kita hidup untuk memberi. Kaya atau tidaknya seseorang bukan ditentukan oleh seberapa banyak yang dia miliki, melainkan seberapa banyak yang bisa dia berikan.

Seberat apa pun masalah yang sedang kamu hadapi saat ini, pasti ada orang lain yang menghadapi kesulitan lebih berat, jalan hidup yang lebih terjal, dan penderitaan yang lebih dalam.

Yang bisa kita lakukan adalah berbagi beban mereka, dan memberi harapan baru.

Hanya ketika kamu menjadi seorang pemberi, kamu akan memperoleh sesuatu yang tak terduga.

Saat kamu bersedia membagikan cinta, bukan hanya kebahagiaan yang kamu rasakan, tetapi juga keberkahan.

Karena berkat bukanlah sesuatu yang diminta—melainkan sesuatu yang lahir dari memberi.

Hikmah Cerita

Setiap orang memiliki keyakinan. Namun jika keyakinan itu hanya disimpan dalam hati tanpa diwujudkan dalam tindakan, maka keyakinan tersebut hanyalah formalitas—bahkan bisa menjadi alasan untuk menipu diri sendiri.

Ada orang yang percaya pada Tuhan dengan penuh kesadaran tanpa terjebak dalam fanatisme. Sesungguhnya, Tuhan tidak hanya berada di kuil, tidak hanya di langit atau di bumi—melainkan di dalam hati manusia.

Ketika hati seseorang dipenuhi niat baik dan diwujudkan dalam tindakan nyata, dia menjadi seperti perwujudan kasih dan belas kasih itu sendiri.

Jika dunia terasa penuh kebaikan, itu karena banyak orang masih menyimpan belas kasih dan bersedia membantu sesama. Namun jika dunia terasa keras dan penuh tipu daya, itu karena manusia melupakan kasih dalam hatinya.

Percaya atau tidak percaya pada Tuhan bukanlah soal ada atau tidaknya dalam wujud nyata—melainkan soal bagaimana kebaikan itu hidup di dalam hati dan tindakan kita.

Kadang kebahagiaan terbesar bukan saat kita menerima, melainkan saat kita memberi.(jhn/yn)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pemprov Banten salurkan bantuan Rp233 juta bagi ustadz-guru ngaji
• 35 menit laluantaranews.com
thumb
PBSI Terapkan Sistem Leveling Ketat: Anthony Ginting Turun ke Utama B, Daniel Marthin Tunggu Evaluasi
• 3 jam lalutvrinews.com
thumb
Alkes dan Obat-obatan AS Bebas Masuk RI Tanpa Uji BPOM, Cukup Pakai Izin FDA
• 8 jam lalukumparan.com
thumb
Sudinsos Jakbar Buru Wanita Viral yang Kerap Tak Bayar Makan
• 8 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Terpopuler: Sudah Capek-capek Timnas Indonesia Naturalisasi, Ole Romeny Mohon Maaf, Posisi Thom Haye Bisa Tergusur Kapten Sparta
• 2 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.