Eks Konsultan Era Nadiem Koreksi Gaji Ditulis Rp 163 Juta padahal Rp 118 Juta

kompas.com
22 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Eks Konsultan Teknologi di lingkungan Kemendikbudristek, Ibrahim Arief mengungkap, gaji bersihnya selama menjabat konsultan di era Nadiem Makarim adalah Rp 118 juta, bukan Rp 163 juta seperti didakwakan Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Hal ini Ibrahim alias Ibam sampaikan ketika tengah bertanya pada Co Founder Gojek, Kevin Aluwi dihadirkan sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi pengadaan Chromebook.

“Dalam surat dakwaan, gaji saya sebagai konsultan dari yayasan itu disebutkan yaitu sebesar Rp163 juta,” ujar Ibrahim dalam sidang di Pengadilan Tipikor Jakarta, Selasa (24/2/2026).

Baca juga: Sidang Chromebook, Eks Konsultan Era Nadiem Singgung Nominal Gajinya

Ibam mengatakan, gaji Rp 163 juta itu masih hitungan kotor, belum dipotong pajak penghasilan.

“Konteks tambahan lagi, itu pun sebenarnya masih dikurangi pajak penghasilan yang saya bayarkan di SPT tahun berikutnya. Jadi net saya itu sebenarnya sekitar Rp 118 juta,” imbuh Ibam.

Terdakwa kasus korupsi pengadaan Chromebook ini menyinggung, gaji Rp 118 juta ini tidak setara dengan gaji pegawai Gojek yang tugasnya kurang lebih sama dengannya.

“Saya di Bukalapak dulu sebagai sesama unicorn, ketika saya di Bukalapak sebagai VP Engineering saya memimpin lebih dari 600 software engineers,” kata Ibam.

Baca juga: Ibrahim Arief Sebut Jadi Konsultan untuk Bikin Super App, Bukan Bahas Chromebook

Para engineer di Bukalapak dulu banyak diisi oleh warga negara asing (WNA). Fenomena yang sama juga terjadi di Gojek yang Tim IT-nya berisi 1.000 orang.

Ibam bertanya kepada Kevin Aluwi soal alasan maraknya WNA dikontrak untuk membangun aplikasi dalam negeri.

“Saya ingin tahu ya dari fakta yang saudara ketahui ya, apakah memang waktu itu sulit mencari talenta Indonesia dengan kapabilitas kepemimpinan tim teknologi seperti itu?" Tanya Ibam.

Kevin menjelaskan, pada saat itu, warga negara Indonesia (WNI) dengan kapasitas dan latar belakang untuk memimpin pengembangan software skala besar memang jarang.

Ibrahim kemudian bertanya soal gaji engineer Gojek yang dikontrak pada kurun waktu yang kurang lebih sama.

“Mungkin sekitar 250.000-300.000 dolar AS per tahun," jelas Kevin.

Baca juga: Ibrahim Arief Ungkap Sejak Awal Dikontrak Bukan untuk Gabung Tim Nadiem

Jika dikonversikan ke rupiah, satu orang engineer Gojek bisa mendapatkan gaji senilai Rp 200-300 juta per bulan.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Ibam kemudian membandingkan antara gajinya dengan pegawai Gojek meski punya kapabilitas yang kurang lebih sama.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Sidang putusan sembilan terdakwa kasus minyak mentah digelar Kamis
• 18 jam laluantaranews.com
thumb
Chris Hemsworth Batal Hapus Tato karena Anak
• 17 jam lalutabloidbintang.com
thumb
Raja Norwegia Harald V Masuk Rumah Sakit di Spanyol
• 13 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Resep Ayam Kecap Paling Nikmat dan Praktis Buat Menu Sahur Bulan Ramadhan
• 16 jam laluviva.co.id
thumb
Aniaya Petugas SPBU di Cipinang, Pelaku Ternyata Pakai Pelat Nomor Palsu
• 17 jam laluokezone.com
Berhasil disimpan.