Gaikindo: Utilisasi Pabrik Domestik Belum Optimal, Ekspor Jadi Penopang

bisnis.com
3 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, JAKARTA — Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) mengungkapkan bahwa utilisasi produksi kendaraan di dalam negeri belum optimal, seiring dengan lesunya penjualan mobil domestik.

Ketua Umum Gaikindo Putu Juli Ardika mengatakan, kinerja ekspor mobil saat ini menjadi penopang di tengah lemahnya permintaan di pasar dalam negeri.

Lebih lanjut dia menjelaskan, saat ini, angka produksi mobil di Indonesia tercatat berada di kisaran 1,2 juta unit pada 2025. Kendati demikian, utilisasi itu hanya sekitar 46,3% dari total kapasitas produksi kendaraan terpasang di RI sebanyak 2,59 juta unit per tahun.

"Peningkatan volume produksi sangat krusial untuk memastikan industri kendaraan Indonesia memiliki basis pasokan yang kuat untuk memenuhi permintaan global yang terus tumbuh," ujar Putu di Jakarta, dikutip Rabu (25/2/2026).

Adapun, pasar mobil domestik tahun lalu mencatatkan penurunan kinerja. Data Gaikindo menunjukkan penjualan mobil wholesales Januari–Desember 2025 turun 7,2% secara tahunan menjadi 803.687 unit. Penjualan ritel juga melemah 6,3% menjadi 833.692 unit.

Kabar baiknya, industri otomotif masih tertolong oleh kinerja ekspor yang mencetak rekor sebesar 518.212 unit pada 2025, atau meningkat sebesar 9,75% (year-on-year/YoY) dibandingkan tahun sebelumnya yang tercatat sebesar 472.194 unit. 

Baca Juga

  • Pemerintah Pastikan Pabrik Mobil Listrik BYD Cs Mulai Produksi Usai Lebaran
  • Mengukur Prospek Investasi Pabrik Mobil Listrik di Indonesia 2026
  • Pabrik Mobil Listrik Vinfast Subang Diresmikan, Kapasitas 50.000 Unit per Tahun

Putu mengatakan, sektor kendaraan komersial menyumbangkan hampir 4% dari total ekspor tersebut atau sebesar 20.326 unit. Total pengiriman kendaraan utuh (completely built up/CBU) ke sebanyak 93 negara tujuan.

Kendati demikian, pasar kendaraan niaga juga masih menghadapi tantangan, meliputi faktor kondisi ekonomi, pelemahan daya beli masyarakat, hingga impor 105.000 unit kendaraan niaga asal India oleh PT Agrinas Pangan Nusantara untuk mendukung Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih.

Sejalan dengan hal tersebut, Gaikindo tengah bersiap untuk menggeber penjualan kendaraan komersial pada tahun ini, melalui ajang Gaikindo Indonesia International Commercial Vehicle Expo (GIICOMVEC) 2026 pada 8–11 April 2026.

Sebagai pameran yang berfokus pada skema business-to-business (B2B), GIICOMVEC dirancang menjadi ajang yang mempertemukan pelaku industri otomotif nasional dengan calon pembeli potensial, baik dari pasar domestik maupun mancanegara

Sejumlah agen pemegang merek (APM) yang berpartisipasi di antaranya yakni Daihatsu, DFSK, Foton, Hino, Isuzu, JAC Motor, Mitsubishi Fuso, Suzuki, Toyota, dan Wuling.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
DPRD DKI: Raperda Sistem Pangan Solusi Food Waste Jakarta
• 9 jam lalusuara.com
thumb
Peran Ayah dalam Membentuk Cara Perempuan Memandang Laki-Laki
• 20 jam lalukumparan.com
thumb
Gejolak usai Kematian Gembong Kartel El Mencho, 55 Orang Tewas
• 3 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Soroti Isu Alumni LPDP, Marwan Jafar Minta Evaluasi Tes Nasionalisme
• 20 jam laludisway.id
thumb
Rusia Ketar-ketir, Sebut Ukraina Diam-diam Incar Senjata Nuklir
• 10 jam laluwartaekonomi.co.id
Berhasil disimpan.