Hujan deras yang mengguyur wilayah tenggara Brasil memicu banjir dan tanah longsor yang menewaskan sedikitnya 25 orang serta menyebabkan puluhan lainnya dilaporkan hilang dari Selasa (24/2). Lebih dari 440 warga terpaksa meninggalkan rumah mereka di negara bagian Minas Gerais setelah hujan lebat turun sejak Senin.
Curah hujan ekstrem tersebut menyebabkan sungai meluap, memicu longsor, serta merobohkan sejumlah bangunan. Kota Juiz de Fora mencatat korban terbanyak dengan 16 orang meninggal dunia, sementara empat korban lainnya dilaporkan di kota Uba. Wali Kota Juiz de Fora, Margarida Salomao, menetapkan status keadaan darurat menyusul dampak luas yang ditimbulkan.
Menurut Salomao, kota berpenduduk lebih dari setengah juta jiwa itu mengalami salah satu hujan paling intens dalam sejarah bulan Februari. Beberapa kawasan dilaporkan terisolasi dan sedikitnya 20 titik longsor terjadi di berbagai lokasi.
Juru bicara pemadam kebakaran Minas Gerais, Letnan Henrique Barcellos, menyatakan bahwa operasi difokuskan pada pencarian korban dan evakuasi warga di area rawan.
Sebagai langkah antisipasi, otoritas setempat meliburkan seluruh sekolah di wilayah bencana. Brasil sendiri dalam beberapa tahun terakhir kerap dilanda cuaca ekstrem, mulai dari banjir hingga kekeringan dan gelombang panas yang berdampak luas pada masyarakat.





