Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump membantah laporan-laporan media baru-baru ini yang menyebut jenderal top militer AS menentang perang dengan Iran. Ia menegaskan itu sebagai informasi palsu.
Dilansir Al Arabiya, Selasa (24/2), berdasarkan laporan sejumlah media AS dan Israel, disebutkan bahwa pemimpin Kepala Staf Gabungan AS, Jenderal Dan Caine, telah memperingatkan pemerintahan Trump agar tidak menyerang Iran.
Peringatan tersebut disampaikan di tengah ancaman Trump dalam beberapa pekan terakhir yang akan mengerahkan aksi militer AS jika Iran gagal mencapai kesepakatan dalam perundingan nuklir yang kembali digelar sejak awal Februari ini.
Merespons itu, Trump dalam postingan media sosial Truth Social menyebut laporan-laporan media soal Caine menentang perang AS melawan Iran sebagai "100 persen tidak benar".
"Banyak cerita dari media berita palsu beredar, yang menyatakan bahwa Jenderal Daniel Caine, yang kadang-kadang dipanggil Razin, menentang perang kita dengan Iran. Cerita tersebut tidak menyebutkan siapa pun yang memiliki pengetahuan luas ini, dan 100 persen tidak benar," sebut Trump dalam pernyataannya.
"Jenderal Caine, sama seperti kita semuanya, tidak ingin melihat perang, tetapi jika keputusan telah dibuat untuk melawan Iran di level militer, menurut pendapatnya, itu akan menjadi sesuatu yang akan dimenangkan dengan mudah," ucapnya.
(maa/maa)





