Sinopsis Drama China Legend of the Female General, Kisah Jenderal Wanita Zhou Ye yang Menyamar Demi Takdir dan Cinta

grid.id
6 jam lalu
Cover Berita

Grid.ID - Drama China Legend of the Female General adalah drama romantis kolosal yang disutradarai oleh Chiang Ka-chun dan menampilkan Zhou Ye serta Ryan Cheng sebagai pemeran utama. Kisahnya menggabungkan romansa dan latar sejarah dengan visual produksi yang megah.

Deretan pemeran pendukungnya meliputi Zhang Kang Le, Zhang Miaoyi, Bai Shu, dan Rao Jiadi yang menambah warna cerita. Drama ini diadaptasi dari novel karya Qianshan Chake yang telah lebih dulu populer di kalangan pembaca.

Serial ini tayang pada tahun 2025 dengan total 36 episode berdurasi sekitar 40 menit setiap episodenya. Legend of the Female General dapat menyaksikannya melalui platform resmi seperti WeTV, iQIYI, Viki, dan Netflix. Berikut sinopsis drama China Legend of the Female General.

He Yan (Zhou Ye) adalah putri sulung keluarga He yang harus menyamar sebagai laki-laki bernama “He Ru Fei” demi melindungi gelar bangsawan keluarganya. Ia hidup dengan identitas palsu sejak muda dan menanggung tekanan besar sendirian.

Saat masih muda, He Yan bertemu dengan Xiao Jue (Ryan Cheng), seorang cendekiawan jenius di Akademi Xianchang. Pertemuan itu meninggalkan kesan mendalam sebelum akhirnya He Yan memutuskan pergi.

Ia memilih meninggalkan akademi untuk menghindari takdir keluarganya yang mengekangnya. Dengan tekad kuat, ia menuju medan perang untuk menentukan jalan hidupnya sendiri.

Bertahun-tahun kemudian, He Yan pulang sebagai pahlawan yang dihormati karena jasanya. Namun kebahagiaan itu hancur ketika keluarganya justru mengkhianatinya setelah saudara laki-lakinya yang asli muncul kembali.

Setelah selamat dari pengkhianatan tersebut, He Yan mengambil identitas baru sebagai putri seorang kepala penjaga gerbang kota. Ia kembali menyamar sebagai laki-laki dan bergabung dengan militer di Yezhou untuk merebut kembali haknya.

Di Yezhou, ia berteman dengan Chu Zhao (Zhang Kang Le) yang lembut dan beradab. Ia juga bertemu lagi dengan Xiao Jue, sosok dari masa lalunya yang kini menjadi perwira berpengaruh.

Xiao Jue mencurigai He Yan sebagai mata-mata dan terus mengujinya dengan berbagai cara. Meski begitu, He Yan tetap tenang dan berusaha membuktikan kesetiaannya.

Kerja kerasnya membuahkan hasil ketika ia menjadi prajurit terbaik di garnisun Yezhou. Kemampuannya membuat banyak orang mulai menghormatinya.

Melalui berbagai cobaan seperti insiden keluarga Sun, kasus Putri Ji Yang, dan pertempuran mempertahankan Rundu, mereka menghadapi bahaya bersama. Dari situ, He Yan dan Xiao Jue perlahan memahami kebenaran serta menyadari perasaan mereka satu sama lain.(*)

 

 

Artikel Asli


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Reaksi Baim Wong Disinggung Rujuk dengan Paula Verhoeven Usai Ungkap Keinginan Punya Anak Perempuan
• 23 jam lalutabloidbintang.com
thumb
Pasutri di Ponorogo Ditangkap usai Curi Motor, Penadah Ikut Diamankan
• 57 menit lalurealita.co
thumb
Mengapa Bayi Hewan Bisa Langsung Jalan sedangkan Manusia tidak? Ini Penjelasan Sains
• 16 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Penyaluran KIP Kuliah Dipastikan Tepat Sasaran dan Tanpa Potongan
• 20 jam lalukompas.id
thumb
Buntut Komplain Warga, 185 Lapangan Padel di Jakarta Diketahui Langgar Perizinan
• 3 jam laluidxchannel.com
Berhasil disimpan.