Beijing (ANTARA) - Produk Domestik Bruto (PDB) kawasan Beijing-Tianjin-Hebei di China melonjak dari 8,96 triliun yuan (1 yuan = Rp2.447) pada 2020 menjadi hampir 12 triliun yuan pada 2025, tunjuk data resmi.
Kawasan tersebut mencakup area seluas 216.000 kilometer (km) persegi dan memiliki populasi penduduk tetap lebih dari 100 juta jiwa di China utara.
Selama periode Rencana Lima Tahun ke-14 (2021-2025), pembangunan terkoordinasi di Kota Beijing, Kota Tianjin, dan Provinsi Hebei telah mencapai hasil yang luar biasa, kata Yang Xiuling, Direktur Komisi Pembangunan dan Reformasi Kota Beijing. Pejabat itu menambahkan bahwa Beijing telah mencatat pengurangan kumulatif sebesar 150 km persegi lahan konstruksi perkotaan dan pedesaan dan keluarnya lebih dari 3.000 perusahaan manufaktur umum.
Dalam lima tahun terakhir, kawasan itu telah menambah 710 km jarak tempuh operasi kereta, dan pembentukan "lingkar transportasi 1-1,5 jam" di antara kota-kota besar di kawasan tersebut sebagian besar telah tercapai. Sementara itu, volume transaksi kontrak teknologi yang mengalir dari Beijing ke Tianjin dan Hebei melebihi 320 miliar yuan, dengan rata-rata tingkat pertumbuhan tahunan sebesar 23 persen.
Kawasan tersebut mencakup area seluas 216.000 kilometer (km) persegi dan memiliki populasi penduduk tetap lebih dari 100 juta jiwa di China utara.
Selama periode Rencana Lima Tahun ke-14 (2021-2025), pembangunan terkoordinasi di Kota Beijing, Kota Tianjin, dan Provinsi Hebei telah mencapai hasil yang luar biasa, kata Yang Xiuling, Direktur Komisi Pembangunan dan Reformasi Kota Beijing. Pejabat itu menambahkan bahwa Beijing telah mencatat pengurangan kumulatif sebesar 150 km persegi lahan konstruksi perkotaan dan pedesaan dan keluarnya lebih dari 3.000 perusahaan manufaktur umum.
Dalam lima tahun terakhir, kawasan itu telah menambah 710 km jarak tempuh operasi kereta, dan pembentukan "lingkar transportasi 1-1,5 jam" di antara kota-kota besar di kawasan tersebut sebagian besar telah tercapai. Sementara itu, volume transaksi kontrak teknologi yang mengalir dari Beijing ke Tianjin dan Hebei melebihi 320 miliar yuan, dengan rata-rata tingkat pertumbuhan tahunan sebesar 23 persen.





