Bos Agrinas Jamin Ketersediaan Bengkel hingga Pabrik Tata Motors & Mahindra

bisnis.com
6 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, JAKARTA — Direktur Utama Agrinas Pangan Nusantara Joao Angelo De Sousa Mota menjamin ketersediaan jaringan bengkel, dealer, hingga pabrik Tata Motors dan Mahindra, usai mengimpor 105.000 pikap asal India tersebut.

Sebagaimana diketahui, Agrinas mengimpor sebanyak 35.000 unit mobil pikap Scorpio dari produsen otomotif Mahindra. Sementara itu, 70.000 unit lainnya disuplai oleh Tata Motors India, yang terdiri atas Yodha Pick Up dan truk Ultra T.7 masing-masing 35.000 unit. 

Dengan volume pesanan jumbo untuk mendukung program Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih tersebut, tentu saja ketersediaan jaringan dealer hingga layanan purnajual menjadi aspek krusial yang perlu dipertimbangkan oleh pemerintah maupun Agrinas Pangan.

Joao pun memastikan komitmen Mahindra dan Tata Motors untuk menjaga ketersediaan suku cadang, jaringan bengkel hingga dealer di Tanah Air, terutama yang menjadi wilayah operasional mobil untuk Kopdes Merah Putih.

“Terkait keberlanjutan operasional, Tata dan Mahindra memiliki komitmen membangun jaringan bengkel, ketersediaan suku cadang, serta dealer-dealer di seluruh Indonesia,” ujar Joao di Jakarta, dikutip Rabu (25/2/2026).

Adapun, saat ini jaringan dealer Tata Motors Indonesia baru ada 9 cabang yang tersebar di Jakarta, Bandung, Semarang, Banyumas, Lampung hingga Balikpapan, berdasarkan informasi dari laman resmi perseroan.

Baca Juga

  • Agrinas Klaim Hemat Rp46,5 Triliun dari Impor Pikap asal India
  • Deretan Pabrikan Lokal Ikut Tender Agrinas Sebelum Pikap India Terpilih
  • Buruh Ungkap Ancaman PHK di Balik Rencana Agrinas Impor Pikap

Sementara itu, jaringan penjualan Mahindra di Indonesia yang saat ini dinaungi oleh RMA Group juga baru berjumlah 5 cabang. Mengacu laman resminya, dealer Mahindra tersebar di Bandung, Jambi, Samarinda, dan Kalimantan Selatan.

Tak hanya jaringan bengkel dan dealer, Joao juga mengungkapkan bahwa Mahindra dan Tata Motors berminat untuk membangun fasilitas perakitan di Indonesia. Komitmen itu tertera di kontrak pengadaan kendaraan oleh Agrinas Pangan dengan produsen asal India tersebut.

“Dalam kontrak, Mahindra berencana membangun pabrik di Indonesia pada 2027 atau 2028, sedangkan Tata akan membuka pabrik pada 2029. Jadi dalam kurun waktu hingga 3 tahun ke depan, akan dibangun perakitan complete knockdown atau semi-knockdown, termasuk suku cadang dan komponen di Indonesia,” katanya.

Terkait alasan impor pikap dari India, Joao menjelaskan seluruh pabrikan kendaraan di Indonesia saat ini juga belum ada yang memproduksi lokal kendaraan 4x4, melainkan juga masih mengimpor secara utuh (completely built up/CBU) dari negara lain.

Dia juga mengakui bahwa Agrinas Pangan mendapatkan harga 50% lebih murah dari India, dibandingkan model-model yang ada di pasar domestik saat ini. Skema itu didapatkan melalui perjanjian dagang multilateral Asean–India Free Trade Area (AIFTA). 

Dengan total anggaran pembelian kendaraan dari India mencapai sekitar Rp24,66 triliun, perseroan ingin mengedepankan prinsip value for money, agar harga yang dibayarkan sebanding dengan manfaat yang diterima.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Bareskrim Tangkap 5 Tersangka Kasus E-Tilang Palsu Dikendalikan WN China
• 4 jam laludetik.com
thumb
Benarkah Minum Kopi saat Sahur Menambah Energi? Ini Penjelasan Dokter Tirta
• 16 jam laluviva.co.id
thumb
Tanpa Internet, Beli Kuota IM3 dan Tri Tetap Bisa Lewat BRImo
• 6 jam lalukatadata.co.id
thumb
Trio Saham ADRO, ADMR, dan AADI Kompak Melesat
• 8 jam laluidxchannel.com
thumb
Tips Minum Air Putih Agar Terhindar dari Dehidrasi saat Puasa Ramadan 2026, Terapkan Pola 2-4-2!
• 15 jam lalugrid.id
Berhasil disimpan.