Tiket Kereta Ekonomi Kerakyatan Relasi Pasar Senen–Lempuyangan Mulai Dijual Hari Ini

idxchannel.com
3 jam lalu
Cover Berita

KAI membuka penjualan Kereta Ekonomi Kerakyatan mulai hari ini, Rabu 25 Februari 2026 untuk periode keberangkatan 11 Maret hingga 1 April 2026.

Tiket Kereta Ekonomi Kerakyatan Relasi Pasar Senen–Lempuyangan Mulai Dijual Hari Ini. (Foto KAI)

IDXChannel - PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI membuka penjualan Kereta Ekonomi Kerakyatan mulai hari ini, Rabu 25 Februari 2026 untuk periode keberangkatan 11 Maret hingga 1 April 2026. Tiket dapat dibeli melalui aplikasi Access by KAI dan platform penjualan resmi lainnya.

Manager Humas Daop 1 Jakarta Franoto Wibowo menyampaikan, pengoperasian sarana ini disiapkan untuk menjawab kebutuhan mobilitas masyarakat pada periode mudik Lebaran 2026.

Baca Juga:
1,62 Juta Tiket Kereta Lebaran Ludes Terjual, Okupansi Capai 41,86 Persen

"Kereta Ekonomi Kerakyatan dihadirkan untuk memperluas akses perjalanan Lebaran. Kapasitas bertambah, kenyamanan meningkat, dan tarif terjangkau. Ini bagian dari strategi menjaga keseimbangan antara daya angkut dan kualitas perjalanan saat permintaan Lebaran meningkat," ujar Franoto dalam keterangan resmi, Rabu (25/2/2026).

Kereta Ekonomi Kerakyatan dirangkaikan pada KA Tambahan relasi Pasar Senen–Lempuyangan dengan komposisi lima kereta eksekutif dan empat sarana kereta ekonomi kerakyatan. Total kapasitas kereta eksekutif sebanyak 250 tempat duduk dan ekonomi kerakyatan sebanyak 372 tempat duduk.

Baca Juga:
1,58 Juta Tiket Kereta untuk Mudik Lebaran Terjual, Segini Sisa Kuotanya

Rangkaian tersebut beroperasi pada KA 7039 Tambahan Lempuyangan–Pasar Senen, berangkat 06.00 WIB tiba 13.56 WIB. Selain itu KA 7040 Tambahan Pasar Senen–Lempuyangan, berangkat 15.25 WIB tiba 22.57 WIB.

Baca Juga:
Menko AHY Janji Turunkan Harga Tiket Pesawat dkk hingga Diskon Tarif Tol saat Lebaran 2026

Sarana ini merupakan hasil modifikasi kereta ekonomi AC package generasi sebelumnya yang dikerjakan Insan Balai Yasa Manggarai. Penyesuaian difokuskan pada interior serta konfigurasi kursi untuk meningkatkan pengalaman perjalanan jarak jauh.

Setiap unit memiliki 93 tempat duduk dengan formasi 3:2 yang lebih ergonomis dan lebih lapang dibandingkan susunan sebelumnya yang berkapasitas 106 kursi. Fitur reversible memungkinkan arah kursi disesuaikan dengan laju kereta api sehingga meningkatkan kenyamanan pelanggan.

Dari sisi tarif, posisinya berada di atas PSO dan di bawah Ekonomi Reguler. Skema ini memberikan alternatif bagi masyarakat yang menginginkan harga tetap terjangkau dengan fasilitas yang lebih baik dibandingkan kelas ekonomi bersubsidi.

Franoto menambahkan, optimalisasi sarana yang telah dimiliki menjadi bagian dari inovasi layanan untuk meningkatkan kapasitas dalam waktu singkat.

"Lebaran menuntut kesiapan menyeluruh. Melalui inovasi pada sarana yang ada, kapasitas bertambah dan kualitas perjalanan meningkat. Pelanggan memiliki lebih banyak pilihan jadwal serta kelas sesuai kebutuhan," kata Franoto.

(Dhera Arizona)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
DPR Sebut Tragedi di Kawasan IMIP Alarm Nasional, Desak Evaluasi Total Tata Kelola Lingkungan
• 2 jam lalusuara.com
thumb
IHSG Anjlok 1,37% ke 8.280, Analis: Sentimen Tarif Trump dan Aksi Profit Taking
• 23 jam lalukumparan.com
thumb
Pertamina Prediksi Permintaan Avtur Periode Ramadan-Idulfitri 2026 Naik 3%
• 3 jam lalukatadata.co.id
thumb
BRI Finance Hadirkan Promo Spesial Hyundai, Diskon hingga Rp 247 Juta
• 2 jam lalumediaapakabar.com
thumb
Benarkah Minum Kopi saat Sahur Menambah Energi? Ini Penjelasan Dokter Tirta
• 13 jam laluviva.co.id
Berhasil disimpan.