BPS Anggarkan Rp1,3 Triliun untuk Sensus Ekonomi 2026

metrotvnews.com
3 jam lalu
Cover Berita

Jakarta: Badan Pusat Statistik (BPS) RI memastikan kesiapan dukungan anggaran untuk pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) pada 1 Mei hingga 31 Juli 2026. Sekretaris Utama BPS Zulkipli menyebut anggaran untuk SE2026 mencapai Rp1,3 triliun.

“Saat ini dukungan anggaran masih bagus. Walaupun ada kondisi efisiensi karena ini adalah amanat undang-undang maka Sensus Ekonomi 2026 ini harus dilaksanakan. Total anggaran sekitar Rp1,3 triliun,” kata Zulkipli di sela-sela acara Kick Off Publisitas Sensus Ekonomi 2026 di Kantor BPS, Jakarta Pusat, Rabu, 25 Februari 2026.

Ia menjelaskan, Sensus Ekonomi menyasar perusahaan dari usaha mikro hingga perusahaan besar. Saat ini sudah ada lebih dari 30 juta perusahaan yang terregistrasi.

Untuk pelaksanaannya, BPS bekerja sama dengan kementerian/lembaga dan asosiasi untuk menghubungkan kepada entitas di bawahnya. Per hari ini publikasi Sensus Ekonomi 2026 untuk perusahan-perusahaan itu telah dimulai.

“Dalam tahapan ini kami akan berkoordinasi dengan kementerian lembaga dan asosiasi. Misalnya Kementerian Perindustrian dan Kementerian Perdagangan yang membawahi seluruh industri-industri yang ada di bawahnya. Kami minta dukungan dari mereka untuk mendapatkan data-data yang kami inginkan kepada semua perusahaan,” papar Zulkipli.

“Mungkin nanti akan dipanggil secara tersendiri oleh teman-teman kementerian, nanti kami sampaikan linknya, bisa kami kirim email ke mereka. Jadi nanti petugas kami di bulan Mei dan Juli  tidak akan datang ke kantor itu lagi. Bagi yang tidak sempat mengisi, nanti akan didatangi oleh petugas kami di bulan Mei sampai bulan Juli,” jelasnya.

Baca Juga :

BPS Gelar Sensus Ekonomi 2026, Ini Target yang Disasar


(Ilustrasi. Foto: Dok Metrotvnews.com)
  BPS rekrut masyarakat hingga mahasiswa jadi petugas sensus Untuk pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026, BPS merekut petugas dari masyarakat umum, mahasiswa, hingga organik dari BPS itu sendiri.

Pada kesempatan yang sama, Staf Ahli Bidang Komunikasi dan Media Massa Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) Molly Prabawaty mengatakan Badan Koordinasi Hubungan Masyarakat (Bakohumas) akan turut menyosialisasikan sensus kepada perusahaan. Mereka akan menyampaikan seperti apa sensus ekonomi lebih detail kepada pelaku usaha.

“Pelaku usaha ini nanti kita berikan informasi yang lebih jelas supaya mereka paham maksud dan tujuan daripada sensus ekonomi ini. Sebagaimana survei terakhir, bahwa 68 persen itu bersedia pelaku usahanya untuk menjadi respondennnya asal tujuannya manfaatnya jelas,” kata Molly.

“Nah inilah guna dari insan-insan humas dari kementerian lembaga, kita buat narasi yang jelas, kita gaungkan melalui kanal-kanal komunikasi yang dimiliki oleh kementerian lembaga mengenai Sensus Ekonomi 2026 ini,” pungkasnya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Mendengarkan Tanpa Menghakimi, Ini 5 Zodiak Paling Pengertian
• 22 jam lalutabloidbintang.com
thumb
Meksiko Ricuh, Presiden FIFA Buka Suara terkait Piala Dunia
• 1 jam lalukumparan.com
thumb
Paloh Singgung PT 7 Persen, Elite PDIP Harap Parpol yang Lolos Parlemen Memenuhi AKD
• 21 jam lalujpnn.com
thumb
BPS Anggarkan Rp1,3 Triliun untuk Sensus Ekonomi 2026
• 3 jam lalumetrotvnews.com
thumb
20 Lembaga dengan Publikasi Riset Terbaik di Indonesia Versi Nature Index 2025, Ada UI sampai BRIN
• 56 menit lalumedcom.id
Berhasil disimpan.