Berau-YKAN kolaborasi berdayakan perempuan lestarikan mangrove

antaranews.com
3 jam lalu
Cover Berita
Berau, Kaltim (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, bersama Yayasan Konservasi Alam Nusantara (YKAN) berkolaborasi memberdayakan kelompok perempuan dalam melestarikan ekosistem mangrove, sekaligus untuk memperkuat ekonomi masyarakat pesisir.

"Peran perempuan sangat penting dalam menjaga keseimbangan antara ekonomi dan lingkungan, salah satunya adalah ekosistem mangrove," kata Sekretaris Daerah Kabupaten Berau Muhammad Said di Tanjung Redeb, Berau, Rabu.

Ia mengatakan bahwa mangrove memiliki peran strategis, tidak hanya sebagai pelindung ekosistem pesisir dari abrasi dan perubahan iklim, tetapi juga sebagai penopang kehidupan dan sumber ekonomi masyarakat pesisir.

Untuk itu, Pemkab Berau sangat mendukung inisiatif yang mendorong ekonomi pesisir berbasis sumber daya lokal, terutama yang melibatkan kelompok perempuan dan UMKM.

Pemberdayaan kelompok perempuan dalam kolaborasi ini meliputi pelatihan produksi, penguatan kelembagaan, sistem produksi UMKM berbasis perikanan dan kelautan, hingga literasi keuangan.

Baca juga: Pemkab Berau dan YKAN kolaborasi merestorasi mangrove

Inisiatif yang digagas oleh YKAN dan Pemkab Berau ini dalam kerangka Program Solutions for Marine and Coastal Resilience in the Coral Triangle (SOMACORE), sebagai bagian dari upaya mendorong pengelolaan pesisir berkelanjutan yang mengintegrasikan aspek ekologi dan ekonomi masyarakat.

Program SOMACORE didukung oleh Kementerian Federal Jerman untuk Lingkungan, Aksi Iklim, Konservasi Alam, dan Keselamatan Nuklir (BMUKN) melalui International Climate Initiative (IKI), serta dilaksanakan oleh konsorsium yang terdiri dari 10 organisasi nasional, regional, dan internasional di enam negara Segitiga Terumbu Karang.

Said menambahkan, melalui kegiatan ini, masyarakat tidak hanya memahami pentingnya konservasi mangrove, tetapi juga memperoleh keterampilan praktis dalam mengembangkan usaha berbasis mangrove secara berkelanjutan.

Sementara itu, Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Berau Abdul Majid menekankan bahwa penguatan kapasitas kelompok menjadi bagian penting dari pembangunan sektor perikanan yang berkelanjutan.

Baca juga: Pemkab Berau-YKAN lestarikan mangrove, tingkatkan hasil tambak

"Wilayah pesisir Kabupaten Berau memiliki potensi sumber daya alam yang besar, terutama ekosistem mangrove yang berperan penting sebagai pelindung pesisir sekaligus menjadi sumber penghidupan masyarakat," kata Abdul Majid.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Harga Pangan Hari Ini: Daging Sapi Rp137.867/Kg, Telur Rp30.725/Kg
• 8 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Imbas Kasus Tual, Polri Evaluasi Manajemen Taktis dan Tim Patroli
• 6 jam lalukumparan.com
thumb
Bareskrim Bongkar Penjualan 7 Bayi di Medsos Modus Adopsi, Pelaku Ortu Sendiri
• 5 jam lalukumparan.com
thumb
Permintaan Maaf Bripda Mesias Siahaya, Brimob Penganiaya Pelajar Madrasah hingga Tewas
• 18 jam laluviva.co.id
thumb
6 Artis Penerima Beasiswa LPDP, Jadi Alumni Kampus Top Dunia
• 21 jam laluviva.co.id
Berhasil disimpan.