Jadwal Buka Puasa Ramadhan 2026 di Kabupaten Bekasi Hari Ini, 25 Februari

kompas.com
3 jam lalu
Cover Berita

BEKASI, KOMPAS.com – Waktu berbuka puasa pada hari ketujuh bulan Ramadhan 1447 Hijriah di Kabupaten Bekasi pada Rabu (25/2/2026), segera tiba.

Seperti diketahui, setiap wilayah seluruh Indonesia memiliki masing-masing jadwal buka puasa sebagai pengingat berbuka.

Kompas.com menyediakan informasi jadwal imsak dan waktu shalat setiap hari hingga akhir Ramadhan.

Baca juga: Jadwal Buka Puasa Ramadhan 2026 di Jakarta Pusat Hari Ini, 25 Februari

Jadwal tersebut dikutip dari situs resmi Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Kementerian Agama.

Berikut jadwal buka puasa dan jadwal shalat bagi Anda yang berada di Kabupaten Bekasi:

7 Ramadhan 1447 H, Rabu (25/2/2026)

Kabupaten Bekasi

  • Imsak: 04:31
  • Subuh: 04:41
  • Terbit: 05:54
  • Duha: 06:23
  • Zuhur: 12:09
  • Ashar: 15:15
  • Magrib: 18:16
  • Isya: 19:26

Pemerintah melalui Kementerian Agama menetapkan awal puasa 1 Ramadhan 1447 Hijriah jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026.

Keputusan ini diambil setelah Sidang Isbat digelar di Kantor Kemenag, Jakarta, Selasa (17/2/2026) sore, dipimpin Menteri Agama Nasaruddin Umar.

Penetapan dilakukan karena hilal tidak teramati pada Selasa, sesuai perkiraan Tim Hisab Rukyat Kemenag yang menyebut posisi hilal belum memenuhi kriteria visibilitas MABIMS.

Baca juga: Jadwal Buka Puasa Ramadhan 2026 di Jakarta Barat Hari Ini, 25 Februari

Tahun ini awal Ramadhan tidak serentak, karena Muhammadiyah memulai puasa pada Rabu, 18 Februari 2026.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Perbedaan ini tidak mengurangi sahnya ibadah, dan semua umat Islam diimbau saling menghormati.

Sidang Isbat melibatkan berbagai ormas Islam, pakar falak, serta lembaga astronomi, dan dilakukan dengan metode integrasi hisab dan rukyatul hilal untuk menjaga keseragaman sekaligus menghormati perbedaan metode yang berkembang di masyarakat.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
IWIP, Weda Bay Nickel, dan Tenant Perkuat Budaya K3 sebagai Pondasi Kerja Aman dan Berkelanjutan
• 20 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Gus Yaqut Beberkan Pertimbangan Tetapkan Pembagian Kuota Haji
• 20 jam laluokezone.com
thumb
Menhub–Menko Polkam Perkuat Sinergi Keamanan dan Kelancaran Angkutan Lebaran 2026
• 21 jam lalutvrinews.com
thumb
Jalan Berlubang Perenggut Nyawa di Pandeglang
• 11 jam lalukumparan.com
thumb
Anrez Adelio Berharap Damai dengan Icel dalam Kasus Dugaan Kekerasan Seksual
• 8 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.