Instruksi BGN Jelas, Telur Rebus Jadi Menu MBG Paling Tahan Lama Selama Ramadan

disway.id
3 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, DISWAY.ID -- Menghadapi tantangan distribusi selama bulan suci, Badan Gizi Nasional (BGN) resmi mengeluarkan instruksi baru bagi seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Fokus utamanya adalah menu Makan Bergizi Gratis (MBG) selama Ramadan wajib tahan lama.

Selama Ramadhan ini, MBG disajikan tidak hanya asal ada, melainkan harus memiliki ketahanan pangan yang tinggi agar tidak basi saat waktu berbuka tiba. Langkah ini diambil menyusul banyaknya keluhan orang tua murid mengenai makanan yang sudah mengeras atau bahkan tidak layak makan ketika diterima.

Sebagai jalan keluar yang paling masuk akal, telur rebus kini didorong menjadi primadona dalam kotak makan gratis tersebut.

BACA JUGA:MBG Wajib Ditempel Label Harga, Ini Bedanya Menu Rp8.000 dengan Rp10.000

Dalam rapat internal yang dipimpin Wakil Kepala BGN, Sony Sanjaya dijelaskan, beberapa jenis makanan yang sebelumnya dibagikan seperti odading atau roti-rotian tertentu, ternyata sangat rentan terhadap perubahan tekstur.

"Kita belajar dari kasus yang viral kemarin. Makanan seperti odading itu sangat riskan kalau jarak waktu masak dan distribusinya terlalu jauh, bisa keras sekali," ungkap Fariz Alaudin selaku Kepala SPPG Dapoer Rahayu saat dihubungi Disway, Selasa 24 Februari 2026.

Maka solusinya, BGN meminta dapur-dapur pengelola beralih ke menu yang lebih tahan banting. Telur rebus dianggap sebagai opsi terbaik.

Sebab secara estimasi waktu, telur dinilai mampu bertahan dari siang hingga sore hari tanpa mengalami penurunan kualitas atau risiko kontaminasi bakteri yang tinggi dibandingkan telur setengah matang.

BACA JUGA:BGN Tegaskan Anggaran Bahan Makan MBG Rp8.000–Rp10.000, Bukan Rp15.000

Ramadan memang membawa kerumitan tersendiri untuk logistik menu MBG. Karena makanan disiapkan sejak siang hari namun baru dikonsumsi saat magrib, risiko makanan menjadi basi atau berair menjadi ancaman nyata.

BGN sendiri telah menginstruksikan agar manajemen SPPG lebih cerdik dalam memilih bahan baku. Sehingga saat ini telur dipilih menjadi salah satu menu MBG karena memiliki gizi dan protein yang tetap terjaga.

"Hindari makanan yang memicu resistensi atau cepat kedaluwarsa. Lebih baik masak telur rebus yang jelas tahan lama dan gizi proteinnya tetap terjaga sampai waktu berbuka," tutur Fariz.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
TMMD 127 Kodim Bandung Bangun Pipanisasi Air Bersih untuk Warga Cipelah
• 5 jam lalutvrinews.com
thumb
Sidang Jalan Berlubang, PN Pandeglang Bakal Panggil Gubernur Banten-Bupati
• 19 jam lalukumparan.com
thumb
Bareskrim Bongkar Sindikat TPPO Jual Beli Bayi Lintas Indonesia, 12 Orang Dibekuk
• 5 jam laludisway.id
thumb
OJK Beberkan Lima Hambatan Utama Spin-Off UUS Asuransi Syariah
• 22 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Deretan Pabrikan Lokal Ikut Tender Agrinas Sebelum Pikap India Terpilih
• 21 jam lalubisnis.com
Berhasil disimpan.