EtIndonesia. Pada Senin (23 Februari), jaringan listrik nasional Republik Dominika mengalami “gangguan besar” yang menyebabkan pemadaman listrik berskala nasional. Insiden ini menghambat lalu lintas, menghentikan layanan transportasi umum, serta memaksa sebagian usaha menghentikan operasional. Tim teknis kini berupaya memulihkan pasokan listrik. Ini merupakan pemadaman besar kedua dalam tiga bulan terakhir.
Perusahaan milik negara Dominican Electricity Transmission Company menyatakan bahwa pembangkit listrik utama tiba-tiba menurunkan kapasitas produksi tanpa peringatan sebelum tengah hari, yang kemudian memicu berhentinya unit pembangkit lain secara berantai.
Menteri Energi dan Pertambangan, Joel Santos, dalam konferensi pers menjelaskan bahwa gangguan jaringan terjadi sekitar pukul 10.50 pagi. Pemadaman dipicu oleh kerusakan pada sakelar sebuah jalur transmisi, yang membuat sistem masuk ke mode perlindungan.
Santos mengatakan kepada media: “Sejak awal kejadian, prosedur tanggap darurat yang telah ditetapkan langsung diaktifkan dengan tujuan secepat mungkin memulihkan operasi sistem.”
Ia menambahkan bahwa hingga sore hari, pasokan listrik telah pulih mendekati 30% dari kapasitas normal. Rumah sakit, sistem penyediaan air, transportasi umum, dan bandara saat ini mengandalkan pasokan listrik cadangan.
Pemadaman listrik merupakan hal yang cukup sering terjadi di negara Karibia tersebut. Pemadaman nasional sebelumnya terjadi pada November tahun lalu. (Hui)
Sumber : NTDTV.com





