EtIndonesia. Di Korea Utara, peran putri pemimpinnya semakin meningkat. Menurut laporan media, remaja tersebut telah menerima fungsi manajerial dalam struktur yang terkait dengan program rudal, dan beberapa keputusan mulai melalui dirinya, menurut publikasi Newsweek.
Peran Baru dalam Struktur Rudal
Pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un telah menugaskan putrinya yang berusia 13 tahun, Kim Ju Ae, peran kepemimpinan dalam badan yang bertanggung jawab atas produksi rudal, menurut laporan media yang mengutip sumber Korea Selatan.
Menurut para jurnalis, langkah ini dilihat sebagai bagian dari persiapan bertahap calon penerus untuk mengawasi sistem militer negara dan, dalam jangka panjang, untuk memengaruhi Tentara Rakyat Korea.
Para Jenderal Sudah Berinteraksi dengan Putri Pemimpin
Penilaian intelijen menunjukkan bahwa, dalam beberapa kasus, laporan militer diserahkan langsung kepada Kim Ju Ae. Ada juga laporan bahwa perintah dalam struktur tersebut mungkin dikeluarkan olehnya, bukan oleh kepala administrasi rudal, Jang Chang Ha, yang telah memegang posisi tersebut sejak 2023.
Para ahli mengatakan bahwa keterlibatan publik Kim Ju Ae dalam proses militer dapat menandakan pembentukan peran politik baru dalam sistem kekuasaan Korea Utara. Di Korea Utara, sinyal semacam itu secara tradisional ditafsirkan sebagai elemen persiapan pemimpin nasional masa depan.
Menurut sumber-sumber Korea Selatan, Kim Jong Un sedang mempertimbangkan kemungkinan untuk menyerahkan kekuasaan kepada Kim Ju Ae, yang lahir pada tahun 2013. Badan Intelijen Nasional Korea Selatan percaya bahwa partisipasinya dalam acara-acara kenegaraan besar menunjukkan tahap baru dalam peran publiknya.(yn)





