Cekcok soal Penarikan Mobil, Seorang Advokat di Tangerang Alami Kekerasan oleh Debt Collector

grid.id
1 jam lalu
Cover Berita

Grid.ID - Seorang advokat di Tangerang mengalami peristiwa yang tak menyenangkan berupa kekerasan. Ia bahkan harus terluka oleh oknum debt collector saat terlibat cekcok soal penarikan mobil.

Nasib apes menimpa advokat berinisial BST. Sebab ia harus menjadi korban penusukan oleh debt collector yang menarik mobil di wilayah rumah korban pada Senin (23/2/2026).

Kronologi

Kuasa hukum BST, Andri Jurnisal menjelaskan awal mula kejadiannya. Peristiwa bermula saat tiga orang debt collector mendatangi rumah korban pada pukul 14.00 WIB dengan tujuan untuk menarik satu unit mobil yang disebut masih menunggak pembayaran cicilan.

"Dari CCTV kita lihat mereka sudah mengintai di depan teras rumah," ujar Andri, dikutip dari Kompas.com.

Dari rekaman CCTV rumah korban, ketiga debt collector mulanya menunggu sambil duduk di teras rumah BST yang saat itu sedang kosong. Saat itu korban bersama istrinya sedang tidak berada di rumah karena sedang menjemput anak-anaknya.

Kemudian pada pukul 15.40 WIB, korban dan keluarganya tiba di rumah. Tak lama terjadilah adu mulut antara BST dan para debt collector. Menurut Andri, adu mulut terjadi karena korban mempersoalkan prosedur penarikan kendaraan yang dinilai tidak sesuai aturan.

"Sempat terjadi perdebatan karena korban menilai proses penarikan tidak seusai ketentuan. Korban juga sudah menyampaikan bahwa tunggakan akan dibayarkan beberapa minggu ke depan," jelas Andri.

Akan tetapi alasan korban ditolak para debt collector. Mobil pun akhirnya dibawa oleh ketiga debt collector tersebut.

BST pun bergegas menghubungi petugas keamanan perumahan untuk menahan kendaraannya yang dibawa. Hal ini karena korban belum mengetahui secara jelas identitas mereka.

"Korban meminta sekuriti untuk menyetop mobil debt collector itu agar dimintai identitasnya."

 

BST yang mendatangi gerbang perumahan kembali terlibat cekcok dengan para debt collector. Kekerasan berupa penusukan pun terjadi.

"Di depan gerbang itu terjadi penusukan. Korban ditusuk tiga kali, dua di bagian perut dan satu di punggung," ucap Andri.

Setelahnya, para pelaku langsung melarikan diri. Sementara seorang advokat yang menjadi korban penusukan di Tangerang itu menderita luka tusuk.

"Saat ini korban masih dalam tahap operasi akibat luka tusuk tersebtu," jelas Andri.

Pelaku Diamankan

Oknum debt collector yang melakukan kekerasan usai cekcok soal penarikan mobil dengan seorang advokat di Tangerang itu akhirnya berhasil diamankan. Pelaku diketahui berinisial JBI, ia ditangkap di Semarang pada Selasa (24/2/2026).

Saat ini yang bersangkutan telah menjalani pemeriksaan intensif di Mapolda Metro Jaya. Hal ini dibenarkan oleh Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto.

"Terduga pelaku penusukan terhadap korban yang merupakan advokat di wilayah Kelapa Dua, Tangerang Selatan, telah berhasil diamankan oleh tim Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya," ujarnya, dikutip dari Serambinews. (*)

Artikel Asli


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Google dan Komdigi Pacu Adopsi AI di Ekosistem Startup via Program Akselerator
• 45 menit lalumedcom.id
thumb
Menag: Dana BOP RA dan BOS Madrasah Tahap I 2026 Cair Sebelum Idulfitri
• 13 jam lalukompas.tv
thumb
Naik Vellfire Minta Isi Bensin Subsidi, Penganiaya Pegawai SPBU di Jakarta Timur Ngalor-Ngidul saat Diperiksa Ternyata Positif Ganja dan Sabu
• 12 jam lalutvonenews.com
thumb
Tahun keempat perang Rusia-Ukraina, PBB desak gencatan senjata segera
• 14 jam laluantaranews.com
thumb
Kemenkes Tegaskan Pemecatan dr Piprim Karena Tak Disiplin, Bukan Mutasi
• 4 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.