Penjualan Motor Awal 2026 Tumbuh 3 Persen, AHM: Sinyal Ekonomi Membaik

kumparan.com
3 jam lalu
Cover Berita

Pasar sepeda motor nasional mengawali tahun 2026 dengan tren positif. Data penjualan dari Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) mencatat bahwa distribusi sepeda motor domestik pada Januari 2026 mencapai 577.763 unit, atau tumbuh sekitar 3,1 persen dibanding periode yang sama tahun lalu.

Angka tersebut juga lebih tinggi 25 persen dibanding Desember 2025 dengan penjualan sebanyak 461.925 unit.

Angka penjualan di awal tahun ini menurut Executive Vice President Astra Honda Motor (AHM) Thomas Wijaya, mencerminkan pertumbuhan pasar yang mulai menggembirakan. Ia menyebut bahwa kondisi ini menunjukkan ekonomi mulai berada dalam jalur yang lebih baik.

"Tahun ini pasarnya bertumbuh. Awal tahun itu tumbuh 3 persen, dengan total 577 ribu unit. Pasar di bulan Januari tumbuh 3 persen, dan kami pun tumbuh 3 persen. Harapannya, ini menunjukkan ekonomi yang kami harapkan membaik, sekitar 3 persen dibandingkan tahun lalu," katanya di Jakarta, Rabu (25/2).

Menurutnya, pertumbuhan ini menjadi sinyal bahwa ekonomi minimal stabil dan cenderung membaik, yang pada akhirnya dapat memperbesar kontribusi industri otomotif untuk masyarakat dan konsumen di Indonesia.

"Kami melihat ini sebagai sinyal bahwa perekonomian kita minimal stabil atau membaik pada tahun ini. Harapannya kalau ekonomi bisa semakin baik, maka kontribusi untuk bangsa, masyarakat, dan juga konsumen di Indonesia juga akan semakin besar," tuntasnya.

Sebelumnya AISI mencatat performa pasar domestik yang stabil pada 2025 di angka sekitar 6,4 juta unit motor terjual sepanjang tahun itu. Angka tersebut tumbuh tipis dari 2024, tetapi masih berada dalam rentang proyeksi sebelumnya yang dipatok sekitar 6,4 juta hingga 6,7 juta unit.

Melihat capaian tersebut, asosiasi industri memproyeksikan bahwa pasar sepeda motor domestik akan relatif stabil sepanjang 2026 dengan target yang tidak jauh dari angka realisasi tahun lalu. Pada proyeksi itu, penjualan diperkirakan tetap berada di kisaran 6,4 juta hingga 6,7 juta unit.

Walau pertumbuhan tahun lalu tergolong tipis, tren awal tahun yang menunjukkan angka penjualan yang lebih kuat dibandingkan bulan sebelumnya menjadi sinyal optimis bagi pelaku pasar.

Jika pertumbuhan pasar ini dapat dipertahankan sepanjang tahun, maka target penjualan motor 2026 yang diproyeksikan tetap realistis, bahkan berpotensi menggandeng kembali tren positif yang sempat terjadi pada 2025.

"Tidak hanya domestik, tapi juga kami kuat di pasar ekspor. Tahun lalu sekitar 223 ribu unit CBU dan hampir 1 juta unit set CKD. Dalam waktu 5-8 tahun terakhir, ekspor sudah hampir mencapai 2,5 juta unit. Jadi tidak hanya domestik, tapi juga diakui keunggulannya di ekspor," tuntas Thomas.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Investasi IMIP Tembus Rp696,9 Triliun hingga Akhir 2025
• 4 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
KPK Perluas Pemeriksaan Kasus Pemerasan di Pati, Mantan Pejabat hingga Kades Dipanggil
• 7 jam lalusuara.com
thumb
Respons Singkat Kerry Anak Riza Chalid Jelang Vonis pada 26 Februari 2026
• 12 jam lalukompas.com
thumb
Dari Bisnis Narkoba hingga Aniaya Siswa Madrasah: Sejauh Mana Reformasi Polri Bekerja?
• 4 jam lalusuara.com
thumb
Profil Arya Iwantoro, Suami Tyas yang Terancam Kembalikan Dana LPDP
• 11 jam lalukatadata.co.id
Berhasil disimpan.