BBRI Siap Lunasi Pokok Obligasi Hijau Rp879,43 Miliar, Jatuh Tempo 20 Maret 2026

idxchannel.com
2 jam lalu
Cover Berita

BBRI memastikan kesiapan dana untuk pembayaran pokok Obligasi Berawawasan Lingkungan Berkelanjutan I Bank BRI Tahap III Tahun 2024 Seri B Rp879,43 miliar.

BBRI Siap Lunasi Pokok Obligasi Hijau Rp879,43 Miliar, Jatuh Tempo 20 Maret 2026. (Foto Istimewa)

IDXChannel - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) memastikan kesiapan dana untuk pembayaran pokok Obligasi Berawawasan Lingkungan Berkelanjutan I Bank BRI Tahap III Tahun 2024 Seri B (Green Bond) sebesar Rp879,43 miliar yang akan jatuh tempo pada 20 Maret 2026.

Corporate Secretary BBRI Dhanny mengatakan, sumber dana untuk pelunasan pokok Green Bond tersebut saat ini ditempatkan pada High Quality Liquid Asset BRI.

Baca Juga:
BRI (BBRI) Kejar Target Penyaluran KPR Subsidi hingga 60.000 Unit di 2026

"Perseroan telah menyediakan dana untuk pembayaran pokok Obligasi Berawawasan Lingkungan Berkelanjutan I Bank BRI Tahap III Tahun 2024 Seri B sebesar Rp879.430.000.000. Saat ini, penempatan dana tersebut berada pada High Quality Liquid Asset BRI," ujarnya dalam keterbukaan informasi BEI, Rabu (25/2/2026).

Dhanny menegaskan, pelunasan Green Bond tidak memiliki dampak material negatif yang dapat mengganggu likuiditas maupun kelangsungan usaha perseroan.

Baca Juga:
Menteri PKP Temui Dirut BRI (BBRI), Puji Penyaluran KPR Subsidi Tembus Dua Kali Lipat

Sebagai informasi, BBRI mengumumkan penawaran umum Obligasi Berwawasan Lingkungan Berkelanjutan I Bank BRI Tahap III tahun 2024 senilai Rp2,5 triliun pada 7-8 Maret 2024.

Baca Juga:
BRI (BBRI) Perluas Akses Hunian Terjangkau bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah

Enam penjamin pelaksana surat utang tersebut telah menyatakan kesanggupan penuh penyerapan emisi obligasi dengan peringkat idAAA dari Pefindo tersebut. Investor dapat memilih seri A senilai Rp1,237 triliun berbunga 6,15 persen per tahun hingga jatuh tempo setelah 370 hari penerbitan.

Pilihan berikutnya, seri B senilai Rp879,43 miliar berbunga 6,25 persen per tahun hingga jatuh tempo setelah dua tahun penerbitan. Pilihan terakhir, seri C senilai Rp382,9 miliar berbunga 6,25 persen per tahun hingga jatuh tempo setelah tiga tahun penerbitan.

(Dhera Arizona)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Alasan KPK Mangkir di Praperadilan Yaqut
• 13 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Kemensos: Prosedur Adopsi Anak Mudah dan Tidak Rumit, Jangan Lewat Jalur Ilegal
• 6 jam lalukumparan.com
thumb
Upaya Hukum Lisnawati Laporkan Ayah Nizam Syafei atas Dugaan Penelantaran Anak
• 7 jam lalutvonenews.com
thumb
6 Kendaraan Tabrakan Beruntun di Jalan Raya Darmo Surabaya, Toyota Vellfire Terguling
• 21 jam lalurctiplus.com
thumb
Pria di Lampung Lapor Polisi Usai Motor Hilang, Pelakunya Ternyata Anak Sendiri
• 19 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.