Muncul informasi di media sosial terkait prediksi gempa megathrust pada 2026. BMKG menegaskan informasi tersebut tidak benar atau hoax.
"Informasi tersebut tidak benar," tulis BMKG, dalam akun resminya, Rabu (25/6/2026).
Dalam informasi hoax itu, dituliskan 'BMKG memprediksi gempa megathrust besar di seluruh pulau Indonesia akan terjadi pada tahun 2026'. Dalam gambar itu juga dituliskan 'Siaga Bencana 2026'.
BMKG menegaskan tidak pernah menyampaikan prediksi waktu terjadinya gempa bumi. BMKG menyampaikan ilmu pengetahuan dan teknologi belum mampu memprediksi kapan, lokasi, dan kekuatan gempa secara akurat.
"BMKG secara rutin melakukan pemantauan aktivitas seismik, kajian potensi sumber gempa, dan menyampaikan informasi resmi berbasis data," tulis BMKG.
Disampaikan bahwa kajian potensi bukanlah prediksi waktu kejadian. BMKG mengatakan informasi potensi gempa bertujuan untuk meningkatkan kewaspadaan, bukan menimbulkan kepanikan.
"Jangan mudah percaya pada informasi yang tidak bersumber dari kanal resmi," tulis BMKG.
(idn/whn)





