Minta Maaf ke Publik, Kapolri: Anggota Cederai Keadilan Akan Kami Tindak Tegas!

suara.com
3 jam lalu
Cover Berita
Baca 10 detik
  • Kapolri minta maaf atas perilaku oknum anggota yang mencederai keadilan publik.
  • Listyo Sigit berkomitmen tindak tegas personel Polri yang melanggar hukum.
  • Polri terbuka terhadap kritik demi jaga kepercayaan publik dan profesionalisme institusi.

Suara.com - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas perilaku sejumlah anggotanya yang dinilai mencederai rasa keadilan. Ia menegaskan bahwa Polri tidak akan menoleransi setiap pelanggaran hukum maupun tindakan yang dapat merusak kepercayaan publik terhadap institusi.

Pernyataan tersebut disampaikan Kapolri dalam acara buka puasa bersama dan santunan anak yatim bersama insan pers di Gedung Rupatama Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu (25/2/2026). Di hadapan awak media, Sigit mengakui bahwa setiap tindakan personel Polri selalu berada di bawah sorotan tajam masyarakat.

"Saya memohon maaf apabila dalam pelaksanaan tugas keseharian kami, terdapat perbuatan anggota yang—disadari maupun tidak disadari—telah mencederai rasa keadilan publik," ujar Sigit.

Ia menekankan bahwa permohonan maaf ini dibarengi dengan komitmen kuat untuk melakukan pembenahan internal secara menyeluruh. Menurutnya, Polri tidak akan ragu menjatuhkan sanksi tegas terhadap personel yang terbukti melakukan pelanggaran.

"Kami tidak akan segan untuk melakukan penindakan tegas demi menjaga kehormatan institusi yang kita cintai ini," tegasnya.

Mantan Kabareskrim Polri itu juga menginstruksikan seluruh jajaran agar lebih responsif terhadap setiap keluhan masyarakat, terutama yang disampaikan melalui media massa. Ia memandang suara pers sebagai representasi aspirasi publik yang wajib segera ditindaklanjuti.

"Kami menyadari sepenuhnya bahwa suara pers adalah suara publik. Oleh karena itu, kita harus melakukan langkah serta respons yang cepat," tuturnya.

Kapolri memastikan bahwa institusinya senantiasa terbuka terhadap kritik dan evaluasi. Hal ini dinilai krusial guna menjaga amanah dalam memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas), serta menjamin penegakan hukum yang profesional dan berkeadilan.

Baca Juga: Jelang Mudik Lebaran, Kapolri Minta Jajaran Maksimalkan Pengamanan Nasional


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Ketua Banggar DPR Said Abdullah Anggap Impor 105 Ribu Mobil Pikap dari India Merugikan Ekonomi Nasional
• 4 jam lalujpnn.com
thumb
Penyesalan Lionel Messi Tak Bisa Bahasa Inggris
• 11 jam laluviva.co.id
thumb
KPK Periksa 12 Saksi Usut Pengondisian Proyek di Pati
• 18 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Diaspora RI Sambut Kedatangan Prabowo di Yordania: Kami Bangga jadi WNI Bukan WNA
• 16 jam lalubisnis.com
thumb
Foto: Bareskrim Bongkar Sindikat Jual Beli Bayi, 7 Korban Diselamatkan
• 11 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.