Prabowo dan Raja Abdullah II Perkuat Kerja Sama Indonesia–Yordania Tangani Krisis Gaza dan Tepi Barat

disway.id
5 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, DISWAY.ID -- Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto menekankan pentingnya penguatan koordinasi dan kerja sama strategis antara Indonesia dan Kerajaan Yordania Hasyimiah dalam merespons dinamika situasi kemanusiaan di kawasan Timur Tengah, terutama di Palestina. 

Hal tersebut disampaikan Kepala Negara dalam pengantar pertemuan bilateral dengan Raja Kerajaan Yordania Hasyimiah, Raja Abdullah II ibn Al Hussein di Istana Basman, Amman pada Rabu, 25 Februari 2026.

Dalam kesempatan tersebut, Presiden Prabowo menyampaikan apresiasi atas dukungan Kerajaan Yordania Hasyimiah kepada Indonesia serta menilai posisi strategis Kerajaan Yordania Hasyimiah yang berada paling dekat dengan situasi di Gaza menjadi faktor penting dalam memperkuat koordinasi kedua negara.

BACA JUGA:Baznas Bagikan 225 Paket Sembako untuk Warga Palestina yang Terdampak Konflik

BACA JUGA:Sejak 2013, LPDP Biayai 58.444 Penerima Beasiswa dan 3.861 Riset Nasional

“Jadi terima kasih banyak, Yang Mulia, atas tawaran dukungan yang baik bagi kontingen kami. Kami berharap dapat menjalin koordinasi dan kerja sama yang erat, karena Anda berada paling dekat dengan persoalan di Gaza,” ujar Presiden Prabowo.

Lebih lanjut, Presiden Prabowo juga menyampaikan keprihatinan mendalam Indonesia terhadap perkembangan situasi di Tepi Barat yang dinilai berpotensi memengaruhi keberhasilan berbagai upaya stabilisasi dan kemanusiaan di Gaza.

“Kami sangat prihatin terhadap permasalahan di Tepi Barat. Kami merasa hal ini dapat memengaruhi keberhasilan apa pun yang sedang kita upayakan di Gaza,” imbuh Kepala Negara.

Selain itu, Presiden Prabowo juga menyampaikan bahwa Indonesia dan Kerajaan Yordania Hasyimiah memiliki kesamaan pandangan dengan negara-negara lain di kawasan dalam mendorong stabilitas regional serta penyelesaian konflik. 

Untuk itu, Kepala Negara menegaskan pentingnya peningkatan koordinasi kedua negara agar mampu memahami situasi secara menyeluruh serta merespons perkembangan secara cepat dan tepat.

BACA JUGA:Ada ‘Sihir Istana', Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto Ogah Jika Diminta Prabowo ke Istana

BACA JUGA:Bulan K3 2026, Menaker: Setiap Pekerja di Perusahaan Harus Terlindungi

“Karena itu, kami ingin memperkuat dan meningkatkan kerja sama ini. Saya pikir tim saya akan bekerja sangat dekat dengan tim Anda agar kita selalu berada pada posisi yang memahami situasi secara menyeluruh. Kita mengetahui dengan tepat apa yang akan terjadi,” pungkas Presiden Prabowo.

Pertemuan ini menegaskan komitmen Indonesia untuk terus memainkan peran aktif dalam diplomasi kemanusiaan global, sekaligus memperkuat sinergi dengan negara-negara kunci di kawasan demi mendorong stabilitas dan perlindungan bagi rakyat Palestina.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Bareskrim Bongkar Sindikat Penipuan E-Tilang Palsu Dikendalikan WN Tiongkok
• 13 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Modus Penipuan Berkedok Coretax, Uang Ratusan Juta Lenyap Seketika
• 20 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Ketua Banggar DPR Soal Impor 105 Ribu Mobil Pikap dari India: Tidak Perlu Pikir Ulang, Batalkan
• 20 jam lalukompas.tv
thumb
Pemkab Banyuasin Siapkan Lahan untuk Bangun Gudang Pascapanen Padi
• 23 jam lalubisnis.com
thumb
Detik-detik Mobil Tabrak Sejumlah Kendaraan di Jakpus lalu Dikepung Warga
• 13 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.