PT Puradelta Lestari Tbk (DMAS) memasang target angka prapenjualan (marketing sales) optimistis pada tahun ini.
IDXChannel - PT Puradelta Lestari Tbk (DMAS) memasang target angka prapenjualan (marketing sales) optimistis pada tahun ini. Perusahaan pengembang Kota Deltamas itu membidik target marketing sales sebesar Rp2,08 triliun.
Angka tersebut meningkat 30 persen dibandingkan realisasi marketing sales pada 2024 yang sebesar Rp1,6 triliun. Optimisme tersebut didasarkan pada masih kuatnya permintaan lahan industri, terutama untuk data center.
Direktur dan Sekretaris Perusahaan DMAS, Tondy Suwanto mengatakan, marketing sales dari penjualan lahan industri masih menjadi kontributor utama dalam mencapai target tersebut. Namun, perseroan juga tetap mendongkrak marketing sales dari segmen hunian dan komersial di Kota Deltamas.
“Target prapenjualan Rp2,08 triliun untuk tahun 2026 merupakan cerminan optimisme seiring dengan pertumbuhan ekonomi nasional,” ujarnya melalui keterangan resmi, Kamis (26/2/2026).
Tondy menjelaskan, pada awal tahun 2026 permintaan lahan industri masih cukup tinggi. Dia mengungkapkan saat ini ada permintaan lahan industri dalam pipeline sekitar 75 hektare (ha) dan lebih dari 70 persen berasal dari industri data center.
Menurut Tondy, prospek pertumbuhan ekonomi nasional 2026 yang stabil, kenaikan tingkat konsumsi domestik, serta dukungan pemerintah terutama pada sektor perekonomian, turut memotivasi perseroan untuk terus mengembangkan produk komersial serta hunian di area Deltamas.
“Perseroan optimistis mencapai target prapenjualan tahun 2026 sebesar Rp2,08 triliun di tahun 2026,” ujarnya.
Perseroan akan terus melanjutkan pembangunan kawasan Kota Deltamas untuk mewujudkan sebuah kawasan terpadu modern ramah lingkungan dan menjadi pusat aktivitas serta one-stop-living city di area timur Jakarta.
Sementara itu, untuk 2025, DMAS membukukan marketing sales sebesar Rp1,6 triliun. Angka itu setara 88 persen dari target yang ditetapkan sebesar Rp1,81 triliun.
Penjualan lahan industri menjadi penyumbang utama atas pencapaian tersebut. Perseroan menjual sekitar 46 ha lahan industri pada 2025. Sektor data center menjadi kontributor terbesar marketing sales DMAS pada 2025 yaitu sekitar 60 persen, sedangkan sisanya berasal dari sektor FMCG, F&B, dan sektor lainnya.
(Rahmat Fiansyah)





