Gara-gara Kontroversi Paspor Anak Dwi Sasetyaningtyas, Alyssa Soebandono Ogah Dituduh Penerima Beasiswa LPDP

tvonenews.com
8 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, tvOnenews.com - Konten kontroversi alumni penerima beasiswa LPDP, Dwi Sasetyaningtyas masih mencuri perhatian. Polemik Tyas sapaannya, justru melebar hingga menyeret berbagai pihak, termasuk aktris Alyssa Soebandono.

Alyssa Soebandono menjadi omongan publik belakangan ini. Nama sang aktris diseret dalam isu deretan selebritis penerima program beasiswa LPDP.

Istri Dude Harlino itu tidak tinggal diam. Alyssa Soebandono menanggapi isu tersebut agar tak semakin liar.

Melalui kolom komentar di Instagram, Selasa (24/2/2026), Alyssa Soebandono mengklarifikasi spekulasi liar itu. Ia menegaskan, tidak pernah menjadi pendaftar program beasiswa LPDP.

"Izin menanggapi dan meluruskan postingan ini ya, @tibaoverseas. Faktanya, saya bukanlah penerima beasiswa LPDP," tulis Alyssa Soebandono dilansir, Kamis (26/2/2026).

Alyssa Soebandono Buka Kartu Riwayat Pendidikan Kuliahnya
Alyssa Soebandono
Sumber :
  • Instagram/@ichasoebandono

Ia tidak habis pikir kenapa namanya disangkut pautkan dalam kontroversi tersebut. Apalagi tercatut dalam daftar selebritis pernah menjadi atau alumni penerima LPDP.

Ia merasa sama sekali tak pernah mengenyam pendidikan S1 dan S2 melalui program beasiswa LPDP. Bahkan tidak ada riwayatnya sebagai alumni beasiswa dari pemerintah tersebut.

"Dan tidak pernah mendaftarkan diri," tegasnya.

Lebih lanjut, bintang Sinetron Inikah Rasanya dan Samudra Cinta itu mau tak mau buka kartu riwayat pendidikannya. Ia membeberkan secara detail untuk meluruskan topik panas belakangan ini.

Terkait riwayat pendidikan di kampus, Alyssa Soebandono justru mendapat gelar S1 di Monas University, dengan mengandalkan biaya secara mandiri.

Alyssa tidak membantah gelar kuliah S2 didapat dari beasiswa penuh. Akan tetapi, ia menegaskan beasiswa tersebut tidak berasal dari pihak LPDP.

"Saya menempuh S1 di Monash University (biaya sendiri). S2 mendapatkan beasiswa penuh dari London School of Public Relations. Semoga ini bisa meluruskan berita yang ada. Terima kasih," tuturnya.

Sementara, pengunggah konten dengan Instagram konsultan dan edukasi @tibraoverseas merespons bantahan tersebut. Pihaknya secara resmi meminta maaf atas keteledorannya.

"Sebelumnya, kami tim Tibra Overseas juga ingin meminta maaf atas kekeliruan dalam penulisan informasi. Dari kejadian ini kami belajar untuk lebih berhati-hati dalam menyebarkan informasi," tulis Tiba Overseas.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Ekonom Dukung Bea Cukai Lanjutkan Penyegelan Toko Perhiasan Impor
• 20 jam lalujpnn.com
thumb
JPU tetap tuntut mati ABK bawa sabu 2 ton
• 22 jam laluantaranews.com
thumb
Ekonomi Ramadan 2026 Diproyeksi Meledak, Transaksi Bisa Rp1,4 Triliun per Hari
• 9 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Usut Kasus Dugaan Korupsi Bupati Pati, KPK Periksa Delapan Kades
• 2 jam laluidxchannel.com
thumb
Ramadan dan Ledakan Tren Modest Fashion, Kok Bisa?
• 11 jam laluherstory.co.id
Berhasil disimpan.