Mantan Pilot F-35 Angkatan Udara AS Ditangkap Karena Melatih Personel Militer Tiongkok

erabaru.net
7 jam lalu
Cover Berita

EtIndonesia. Departemen Kehakiman AS mengumumkan penangkapan pada hari Rabu (25/2) terhadap seorang mantan pilot pesawat tempur Angkatan Udara yang diduga melatih personel militer Tiongkok tanpa izin.

Gerald Brown, 65 tahun, ditangkap di Indiana setelah baru-baru ini kembali ke Amerika Serikat dari Tiongkok, tempat dia berada sejak Desember 2023, menurut pernyataan Departemen Kehakiman.

Dia dituduh telah “bersekongkol dengan warga negara asing untuk memberikan pelatihan pesawat tempur kepada pilot di Angkatan Udara Tiongkok” tanpa lisensi yang diperlukan dari Departemen Luar Negeri AS, kata pernyataan itu.

Brown memiliki karier selama 24 tahun di Angkatan Udara AS, di mana dia “memimpin unit-unit sensitif yang bertanggung jawab atas sistem pengiriman senjata nuklir, memimpin misi tempur, dan bertugas sebagai instruktur pilot pesawat tempur dan instruktur simulator pada berbagai pesawat tempur dan pesawat serang.”

Brown pensiun dari militer pada tahun 1996 dan bekerja sebagai pilot kargo, menurut pernyataan tersebut, tetapi kemudian dia mulai berperan sebagai kontraktor pertahanan AS yang melatih pilot untuk menerbangkan pesawat tempur A-10 dan F-35 yang canggih.

Dia diduga mulai menegosiasikan kontrak pada Agustus 2023 dengan Stephen Su Bin — seorang warga negara Tiongkok yang dipenjara di Amerika Serikat selama empat tahun mulai tahun 2016 karena skema spionase lainnya — dan melakukan perjalanan pada Desember 2023 ke Tiongkok untuk memulai pekerjaan pelatihannya.

“Pemerintah Tiongkok terus mengeksploitasi keahlian anggota angkatan bersenjata AS saat ini dan mantan anggota untuk memodernisasi kemampuan militer Tiongkok,” kata Roman Rozhavsky, seorang pejabat di Divisi Kontra Intelijen dan Spionase FBI.

“Penangkapan ini berfungsi sebagai peringatan bahwa FBI dan mitra kami tidak akan berhenti sampai mereka meminta pertanggungjawaban siapa pun yang berkolaborasi dengan musuh kita untuk membahayakan anggota layanan kita dan membahayakan keamanan nasional kita,” tambahnya.(yn)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Momen Tegang Penangkapan Pemobil Ugal-ugalan di Jakpus Usai Diamuk Massa
• 9 jam laludetik.com
thumb
Tak Penuhi Syarat Laik Jalan, Puluhan Angkot di Bogor Terjaring Razia
• 2 jam lalurepublika.co.id
thumb
Buya Yahya Jelaskan soal Makan Setelah Waktu Imsak, Masih Boleh atau Tidak?
• 20 jam laluviva.co.id
thumb
Izin Usaha Dipermudah, OSS Baru Ditargetkan Dorong Ledakan Investasi
• 11 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Wabup Kulon Progo Angkat Bicara soal Dugaan Korupsi PT SAK, Modal Rp32 Miliar Tak Tersisa
• 23 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.