Pelatih interim Madrid, Alvaro Arbeloa, mengaku bangga dengan performa pasukannya. Apalagi Benfica bermain dengan rapat dan menerapkan garis pertahanan rendah untuk fokus melancarkan serangan balik.
"Garis pertahanan renda selalu menyulitkan semua tim, tidak hanya Real Madrid. Garis pertahanan rendah dengan 10 pemain di ruang sempit, membuat menyerang menjadi sangat sulit," ujar Arbeloa di situs resmi klub.
"Kami masih punya ruang untuk berkembang di area itu apapun karakteristik pemain kami dan fakta bahwa mereka bisa tampil baik jika diberi ruang. Kami perlu mengembangkan konsep dan ide ketika menyerang," paparnya.
"Kami juga harus lebih terorganisir, lebih cair ketika menyerang, dan bisa bermain dengan mata tertutup ketika menyerang garis pertahanan rendah. Saya sangat optimistis dan saya harap bisa membantu mereka berkembang," bebernya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ASM)




