Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengajak para pemuda untuk mengawal program Asta Cita pemerintah di tengah kondisi geopolitik dunia. Jenderal Sigit menyebut pemuda memiliki peran penting untuk kemajuan bangsa Indonesia.
Hal itu disampaikan Jenderal Sigit dalam acara buka puasa bersama sejumlah organisasi masyarakat (ormas), Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) hingga mahasiswa di Auditorium Mutiara STIK/PTIK Polri, Jakarta Selatan, Kamis (26/2). Jenderal digital menyebut pemuda memiliki peran strategis dalam menjaga arah perjuangan bangsa.
"Tentunya harapan kita, para pemuda tentunya juga mengawal dan berperan aktif dalam mengawal program-program dan tujuan pemerintah yang tertuang dalam misi Asta Cita, 17 program prioritas, dan 8 program terbaik cepat, serta sasaran prioritas nasional," kata Jenderal Sigit dalam sambutannya, Kamis (26/2/2026).
Jenderal Sigit mengatakan situasi global saat ini sedang tidak baik hingga munculnya kejahatan transnasional. Konflik geopolitik hingga perang dagang menjadi tantangan untuk seluruh negara, termasuk bangsa Indonesia.
"Kita rasakan bagaimana situasi konflik geopolitik, konflik bersenjata, perang dagang, hingga fragmentasi terjadi di mana-mana. Bahkan, Global Risk Report menyampaikan kita saat ini ada di era kompetisi global yang semakin tajam, atau biasa disebut dengan The Age of Competition," kata Jenderal Sigit.
"Di sisi lain, muncul kejahatan-kejahatan transnasional, kejahatan-kejahatan lintas negara seperti narkoba, judi online, kemudian juga perdagangan manusia, penyelundupan senjata, narkoba, dan potensi-potensi konflik global yang bisa berdampak kepada konflik yang terjadi di dalam negeri," jelasnya.
Jenderal Sigit mengatakan, di tengah situasi tersebut pemerintah terus menggenjot agar program Asta Cita yang berfokus pada kemajuan bangsa bisa terlaksana. Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto juga gencar melakukan diplomasi agar Indonesia berperan aktif dalam menciptakan perdamaian dunia.
"Berbagai strategi saat ini dilaksanakan, mulai dari swasembada pangan, makanan bergizi, hilirisasi, penguatan pencegahan dan peningkatan kualitas SDM, serta juga upaya untuk melakukan perhatian terhadap lingkungan kita dengan berbagai macam program, mulai dari program asri sampai dengan waste to energy. Tentunya ini semua perlu didukung oleh seluruh komponen bangsa," jelasnya.
Jenderal Sigit mengajak semua pihak untuk terus mengawal kemajuan bangsa. Dia menekankan pentingnya persatuan dan kesatuan demi Indonesia Emas 2045.
"Kita tidak boleh melupakan sejarah perjalanan perjuangan bangsa, di mana apa yang kita raih saat ini adalah hasil kerja keras bersama antara seluruh elemen bangsa. Mulai dari rekan-rekan pemuda, rekan-rekan aktivis, para ulama, masyarakat sipil, serta seluruh elemen bangsa lainnya. Tentunya, ini juga yang harus selalu saya ingatkan dan kita ingat bersama bahwa kesatuan dan persatuan itu menjadi modal utama," tuturnya.
(ond/wnv)





