Summarecon Agung (SMRA) Anggarkan Capex Rp2 Triliun, Ini Fokusnya

bisnis.com
4 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, JAKARTA — Emiten properti PT Summarecon Agung Tbk. (SMRA) menyiapkan belanja modal (capital expenditure/capex) sekitar Rp2 triliun untuk menopang ekspansi dan pengembangan kawasan terpadu pada 2026.

Alokasi tersebut tidak berbeda jauh dibandingkan dengan pada tahun sebelumnya dan difokuskan untuk memperkuat lini pengembangan properti sekaligus portofolio properti investasi.

Direktur SMRA, Lydia Tjio menjelaskan sumber pendanaan berasal dari kombinasi kas internal perseroan dan fasilitas pinjaman bank yang tersedia.

“Secara umum kami menganggarkan Rp2 triliun setiap tahunnya. Dari jumlah tersebut, sekitar Rp1 triliun dialokasikan untuk property development dan Rp1 triliun lainnya untuk investment property,” ujarnya, Kamis (26/2/2026).

Adapun hingga akhir September 2025, realisasi capex Summarecon telah mencapai sekitar Rp3,4 triliun. Angka tersebut mencerminkan percepatan pengembangan proyek dan komitmen perseroan dalam menjaga pertumbuhan jangka panjang.

Terkait target marketing sales 2026, manajemen menyatakan masih dalam tahap finalisasi. Hal serupa juga berlaku untuk target pendapatan (revenue) dan laba tahun buku 2026 yang hingga kini masih dalam proses penyusunan internal.

Sepanjang 2025, SMRA mencatatkan marketing sales senilai Rp5,52 triliun sepanjang 2025, atau mencerminkan kenaikan sebesar 27% secara tahunan.  Capaian itu sekaligus melampaui target tahunan yang dipatok SMRA di level Rp5 triliun.

Dengan total penjualan Rp5,52 triliun, perseroan mencatatkan realisasi sekitar 11% lebih tinggi dari target yang ditetapkan untuk tahun buku 2025. 

Performa SMRA didorong oleh lonjakan penjualan pada kuartal IV/2025 yang mencapai Rp1,96 triliun. Angka ini tumbuh 15% YoY dan melesat 41% dibandingkan kuartal sebelumnya (QoQ).

Produk residensial masih menjadi motor utama pertumbuhan SMRA di tengah dinamika sektor properti. Segmen rumah tapak menjadi penopang utama dengan porsi mencapai 74% dari total marketing sales sepanjang tahun lalu. 

Selanjutnya, segmen ruko menyumbang sekitar 17% dari total penjualan, diikuti oleh kavling tanah sebesar 7%. Adapun kontribusi dari apartemen tercatat relatif sekitar 2%, sedangkan segmen perkantoran dan komersial hanya berkontribusi sekitar 0,1% terhadap total capaian tersebut. 

Summarecon Agung Tbk. - TradingView

______

Disclaimer: berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Baznas Jaksel sediakan 100 kuota peserta untuk hapus tato gratis
• 11 jam laluantaranews.com
thumb
KPK Jerat Pegawai Bea Cukai Jadi Tersangka, Langsung Ditangkap
• 3 jam lalukumparan.com
thumb
Astra (ASII) Realisasikan Buyback Saham Rp684,97 Miliar, Buka Peluang Aksi Lanjutan
• 11 jam lalubisnis.com
thumb
Riva Siahaan Divonis 9 Tahun Penjara dalam Kasus Korupsi Minyak Mentah
• 5 jam lalukompas.com
thumb
Mengenal RUU Perampasan Aset, Ruang Lingkup Aturan hingga Mekanisme Penyitaan
• 10 jam lalukompas.id
Berhasil disimpan.