Di sekolah, kita memang diajarkan cara menulis yang rapi dan terbaca. Namun, pada praktiknya, tidak semua orang memiliki tulisan tangan yang indah. Ada yang terbiasa berpikir cepat sehingga tangan terasa tertinggal oleh alur ide, ada pula yang memiliki kontrol motorik atau “muscle memory” yang kurang stabil sehingga hasil tulisan berantakan, bahkan sering disamakan dengan tulisan dokter.
Meskipun kerap menjadi bahan candaan dan menuai keluhan dari dosen atau rekan kerja, tulisan tidak rapi bukan semata-mata kelemahan, Beauties. Justru kondisi ini sering mencerminkan cara kerja otak yang khas dan menunjukkan karakter yang unik. Tidak semua orang dianugerahi tulisan indah, tetapi dilansir dari Your Tango, mereka yang tulisannya berantakan sering kali memiliki ciri-ciri kepribadian langka yang membuatnya menonjol seperti ini!
Sangat CerdasTulisan berantakan kerap dipandang sebagai tanda kurang cermat, padahal bisa menunjukkan proses berpikir yang sangat cepat/Foto: Freepik/garetsvisual
Tulisan tangan yang berantakan sering kali disalahartikan sebagai tanda rendahnya kecerdasan. Padahal, kondisi tersebut justru dapat mencerminkan cara kerja otak yang berbeda dan lebih cepat dari rata-rata.
Orang dengan tulisan berantakan umumnya cenderung sangat peka terhadap informasi. Ketika ide muncul, mereka akan segera menuliskannya tanpa memprioritaskan kerapian bentuk huruf.
Jenn Granneman, seorang penulis dan pendidik, menjelaskan bahwa terdapat keterkaitan antara sensitivitas dan keberbakatan yang disebut overexcitability. Dorongan mental yang intens ini membuat pikiran bergerak lebih cepat daripada tangan. Akibatnya, tulisan terlihat tidak rapi karena proses menulis berlangsung sebelum pikiran sepenuhnya menyusun apa yang ingin diungkapkan.





