CIBARUSAH, Kabupaten Bekasi, terus menunjukkan potensi besar bagi perkembangan industri properti. Pertumbuhan infrastruktur yang pesat, ditambah dengan ekspansi kawasan industri, semakin mempertegas prospek kawasan ini sebagai pusat investasi yang menjanjikan.
Hal ini tercermin dari tingginya permintaan pasar terhadap Green Cibarusah Residences yang dikembangkan oleh BIG Group Indonesia.
CEO BIG Group Indonesia, Hengky Japri, menyebutkan bahwa langkah ini menggambarkan tingginya kepercayaan masyarakat terhadap kualitas dan prospek jangka panjang dari Green Cibarusah Residences.
Baca juga : Tantangan Kawasan Industri di 2026: Tata Ruang hingga Infrastruktur Dasar
"Pelaksanaan akad massal ini adalah bukti nyata tingginya minat dan kepercayaan konsumen terhadap proyek ini," kata Hengky, beberapa waktu lalu.
Ia menjelaskan, Green Cibarusah Residences hadir untuk memenuhi kebutuhan hunian yang terjangkau di kawasan yang terus berkembang. Lokasinya yang strategis, sekitar 6 kilometer dari Exit Tol Japek II Selatan dan hanya 5 menit menuju Pasar Cibarusah, menawarkan akses mudah ke fasilitas umum dan kawasan industri besar seperti MM2100 dan GIIC.
Proyek ini berdiri di atas lahan seluas 7,1 hektare, dengan total sekitar 400 unit yang dibangun secara bertahap. Sejak diluncurkan pada 2025, sekitar 40 persen unit telah terjual.
Baca juga : Patimban Industrial Estate terus Didorong Jadi Pusat Industri Baru di Subang
Dengan semakin pesatnya pengembangan infrastruktur dan ekspansi industri di wilayah Bekasi, Hengky Japri optimistis bahwa prospek pasar properti di Cibarusah akan terus menguat.
"Seiring dengan tingginya permintaan, perusahaan berencana untuk kembali menggelar akad massal dalam waktu dekat, menandakan optimisme terhadap masa depan proyek ini," kata dia.
Dengan dua tipe rumah yang ditawarkan, yaitu Bougenville tipe 30/60 (subsidi) seharga Rp185 juta dan Amaryllis tipe 36/72 (komersial) mulai dari Rp300 juta, proyek ini memberikan kesempatan bagi masyarakat, khususnya kalangan masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) dan pekerja industri, untuk memiliki rumah di lokasi yang strategis.
Selain itu, pengembang memberikan diskon Rp10 juta untuk rumah subsidi, sehingga harga menjadi lebih terjangkau, dengan cicilan yang bisa disesuaikan. (Z-10)





