PANDEGLANG, KOMPAS.com - Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kaesang Pangarep, Ketua Harian PSI Ahmad Ali, beserta jajarannya menggelar Safari Ramadhan 2026 ke pondok pesantren (ponpes) yang ada di Pandeglang, Banten.
Lalu, Ali mengeluarkan sebuah parfum seharga Rp 20 juta yang dia beli di Makkah, Arab Saudi.
Ali memakaikan parfum tersebut ke tangan Abuya Muhtadi. Kaesang pun berkelakar bahwa parfum yang Ali beli terlalu beraroma orang tua.
"Saya kan muda," ucap Kaesang sambil tertawa bersama Ali dan Abuya Muhtadi.
Selanjutnya, Kaesang dan jajaran PSI melanjutkan Safari Ramadhan ke Pondok Pesantren Menes di Pandeglang.
Menurut Ali, Safari Ramadhan PSI ke sejumlah ponpes ini dilakukan bukan untuk kepentingan elektoral, melainkan silaturahmi dan pembelajaran kader.
Dia mencontohkan Kaesang yang memperlakukan para santri. Putra bungsu Jokowi itu justru memberikan kuis-kuis dan hadiah kepada santri, sambil menunggu waktu berbuka.
Maka dari itu, Ali menegaskan, bulan Ramadhan menjadi momentum terbaik bagi PSI untuk mendekatkan diri dengan lingkungan pesantren sebagai ruang pendidikan moral dan budaya.
“Bagi PSI, ini momen penting untuk mendekatkan partai dan melihat langsung kehidupan pondok pesantren. Saya selalu sampaikan kepada kader, jadikan pesantren sebagai tempat belajar,” kata Ali.
Ali: Jangan jadikan kiai dan ponpes alat politik parpol
Ali mengingatkan para kader PSI untuk menjadikan ulama dan kiai sebagai rujukan ketika menghadapi persoalan agama dan budaya, terutama saat kelelahan dalam aktivitas politik.