MANDI wajib adalah mandi besar dalam Islam yang dilakukan untuk menghilangkan hadas besar agar seseorang kembali suci dan dapat melaksanakan ibadah seperti sholat, puasa, dan membaca Al-Qur’an.
Mandi wajib bukan sekadar mandi biasa, tetapi mandi dengan niat dan tata cara tertentu sesuai ajaran Islam. Menjelang puasa di bulan Ramadan, mandi wajib dilakukan jika memang dalam keadaan hadas besar.
Berikut Bacaan Niat Mandi Wajib sebelum Puasa RamadhanBacaan Arab
Baca juga : Niat dan Tata Cara Mandi Wajib untuk Perempuan setelah Haid
نَوَيْتُ الْغُسْلَ لِرَفْعِ الْحَدَثِ الْأَكْبَرِ فَرْضًا لِلّٰهِ تَعَالَىBacaan Latin
Nawaitul ghusla li raf’il hadatsil akbari fardhan lillaahi ta’aalaa.
Artinya
Baca juga : 7 Hal yang Menyebabkan Mandi Wajib, Berikut Bacaan Niat dan Tata Cara
Saya niat mandi untuk menghilangkan hadas besar, fardu karena Allah Ta’ala.
Tata Cara Mandi Wajib- Niat dalam hati, cukup di dalam hati saat mulai mandi.
- Membaca basmalah.
- Mencuci kedua tangan.
- Membersihkan bagian tubuh yang terkena najis.
- Berwudhu seperti wudhu untuk sholat.
- Menyiram kepala sebanyak tiga kali hingga air sampai ke kulit kepala.
- Menyiram seluruh tubuh, dimulai dari sisi kanan lalu kiri, hingga tidak ada bagian yang terlewat.
- Setelah junub, keluar mani atau hubungan suami istri.
- Setelah selesai haid.
- Setelah nifas.
- Ketika masuk Islam, bagi mualaf, menurut sebagian ulama.
- Mensucikan diri dari hadas besar.
- Agar ibadah seperti sholat dan puasa menjadi sah.
Saat mandi wajib, pastikan air mengenai seluruh bagian tubuh, termasuk lipatan kulit, tidak wajib keramas dengan sampo, yang penting air sampai ke kulit kepala.
Mandi wajib tidak harus dilakukan khusus karena mau puasa, tetapi karena ada hadas besar. Niat mandi wajib sebelum puasa Ramadhan dilakukan untuk menyucikan diri dari hadas besar agar ibadah puasa sah dan lebih sempurna. (Z-4)
Sumber: baznas, dukuhdungus





