Jaga Stabilitas Arus Kas Keluarga, Masyarakat Didorong Bikin Perencanaan Matang

metrotvnews.com
13 jam lalu
Cover Berita

Jakarta: Menjelang Lebaran, kebutuhan finansial keluarga umumnya meningkat dalam waktu yang relatif singkat. Biaya mudik, kebutuhan rumah tangga, pembagian THR untuk keluarga, hingga berbagai pengeluaran tambahan sering kali terjadi bersamaan.

Dalam situasi seperti ini, pengelolaan arus kas menjadi krusial agar kondisi keuangan tetap stabil, tidak hanya saat hari raya berlangsung tetapi juga setelahnya.

Masyarakat didorong membuat perencanaan keuangan yang matang untuk menjaga stabilitas arus kas keluarga. Kepala Departemen Retail Business Development OK Bank, Eko Andhika Kotama, menyampaikan pembiayaan yang sehat dimulai dari perencanaan yang realistis.

“Momentum seperti Lebaran memang meningkatkan kebutuhan finansial. Namun yang terpenting adalah memastikan jumlah pinjaman sesuai kemampuan bayar dan memiliki skema cicilan yang jelas. Dengan perencanaan yang matang, pembiayaan dapat membantu menjaga stabilitas arus kas keluarga,” ujar Eko dalam keterangannya, Kamis, 26 Februari 2026.

Menurut dia, masyarakat juga perlu diedukasi soal literasi keuangan. Edukasi ini sangat penting untuk mendorong masyarakat lebih bijak dalam berutang. 

"Kami mendorong masyarakat untuk menggunakan fasilitas pembiayaan secara produktif dan terukur. Transparansi suku bunga, tenor yang fleksibel, serta kepastian cicilan tetap menjadi elemen yang membantu nasabah membuat keputusan finansial secara rasional,” kata Eko.
  Baca Juga:  Survei: Indonesia Hadapi Kesenjangan Kesiapan Pensiun

Ilustrasi. Dok. Istimewa

Sebagai bank resmi yang berizin dan diawasi regulator, OK Bank Indonesia telah menyediakan fasilitas Kredit Tanpa Agunan melalui produk OK KTA yang dirancang untuk berbagai kebutuhan, termasuk kebutuhan musiman seperti jelang Lebaran. 

Produk ini menawarkan plafon pinjaman mulai dari Rp3 juta hingga Rp300 juta, sehingga dapat disesuaikan dengan skala kebutuhan masing-masing nasabah.

Dari sisi biaya, OK KTA memberikan suku bunga mulai 0,79 persen per bulan dengan pilihan tenor 6 hingga 60 bulan. Skema cicilan tetap menjadi salah satu keunggulan yang membantu nasabah menjaga kepastian pengeluaran bulanan.

Dengan nominal angsuran yang konsisten setiap bulan, perencanaan keuangan jangka menengah dapat dilakukan secara lebih terukur tanpa risiko lonjakan cicilan yang tidak terduga.

Dengan kombinasi plafon yang variatif, suku bunga kompetitif, tenor fleksibel hingga lima tahun, serta kepastian cicilan tetap, OK KTA menjadi salah satu opsi pembiayaan yang dapat dipertimbangkan secara terukur oleh masyarakat. 

"Kuncinya bukan sekadar mendapatkan dana tambahan, tetapi memastikan setiap keputusan finansial tetap selaras dengan kemampuan dan perencanaan jangka panjang keluarga," ujar dia.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
KPK Cecar 8 Kades soal Setoran Duit Perintah Bupati Pati Sudewo
• 4 jam laludetik.com
thumb
Wacana Pemberhentian 9.000 ASN di NTT, Langkah Apa yang Harus Diambil?
• 1 jam lalukompas.id
thumb
Kemenkum Sebut Anak Penerima LPDP yang Viral Tinggal di Inggris Seharusnya WNI, Ini Alasannya
• 20 jam lalukompas.tv
thumb
Kabel ListrikTegangan Tinggi Bakar Dua Pria hingga Tewas
• 16 jam lalurealita.co
thumb
Mensos Sebut 869 Ribu Peserta PBI JKN yang Nonaktif Sudah Diaktifkan Kembali
• 18 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.