Jakarta: Pemerintah Jerman menghormati keputusan Indonesia untuk mengambil peran aktif dalam mendukung perjuangan Palestina melalui Dewan Perdamaian atau Board of Peace (BoP), inisiatif perdamaian bentukan Amerika Serikat.
Meski tidak ikut bergabung ke BoP, Jerman tetap berkomitmen mendukung perdamaian Palestina melalui jalur multilateral.
“Kami menghormati keputusan pemerintah Indonesia untuk berperan aktif dalam isu Timur Tengah dan berkontribusi dalam upaya mencari solusi bagi negara Palestina,” ujar Duta Besar Jerman untuk Indonesia Ralf Beste saat melakukan audiensi ke kompleks Metro TV, Jakarta, Kamis, 26 Februari 2026.
Ia menegaskan, baik Indonesia maupun Jerman sama-sama mendukung Solusi Dua Negara (Two-State Solution), yang memungkinkan Palestina dan Israel hidup berdampingan secara damai.
Menurut Dubes Beste, perbedaan pendekatan mencerminkan pilihan strategis masing-masing negara. Indonesia mengambil peran langsung melalui keterlibatan dalam inisiatif seperti BoP, sementara Jerman memfokuskan upayanya melalui kerangka multilateral, khususnya Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
“Kami meyakini bahwa Dewan Keamanan PBB memiliki legitimasi internasional yang kuat dalam menangani konflik tersebut,” kata dia.
Jerman, lanjut Dubes Beste, berencana mencalonkan diri sebagai anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB pada periode mendatang, sebagai bagian dari upaya memperkuat kontribusinya terhadap penyelesaian konflik global, termasuk isu Palestina. Peran Uni Eropa dan Dukungan Bilateral Selain melalui PBB, Jerman juga mengandalkan perannya di Uni Eropa untuk mendukung perdamaian Palestina. Dubes Beste mengatakan Uni Eropa memiliki komitmen terhadap solusi dua negara dan berupaya membantu mewujudkan negara Palestina yang berdaulat.
Ia menambahkan Jerman juga memberikan dukungan bilateral langsung, termasuk bantuan kemanusiaan dan pembangunan ekonomi yang nilainya mencapai ratusan juta euro selama bertahun-tahun.
Jerman juga terlibat dalam kerja sama pendidikan dan kebudayaan di wilayah Palestina, serta menyatakan kesiapan untuk mendukung rekonstruksi Gaza setelah tercapai penyelesaian politik.
“Kami memiliki komitmen praktis dan berkelanjutan, termasuk kesiapan untuk mendukung rekonstruksi Gaza segera setelah tercapai penyelesaian politik,” sebut Dubes Beste.
Ia menegaskan bahwa meski menempuh jalur berbeda, pendekatan Indonesia dan Jerman memiliki tujuan yang sama dan saling melengkapi dalam mendukung perdamaian Palestina.
“Kami memandang langkah Indonesia dan Jerman sebagai pendekatan yang saling melengkapi dalam mendorong perdamaian yang berkelanjutan,” tutup Dubes Beste.
Baca juga: Indonesia Siap Berperan Lebih Substantif Dukung Palestina Lewat BoP dan ISF




