FAJAR, BULUKUMBA — Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Bulukumba menggelar aksi demonstrasi di kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bulukumba, Kamis, 26 Februari 2026.
Aksi yang berlangsung sejak siang hingga malam itu diwarnai dengan penyegelan ruang Aspirasi DPRD. Massa juga memasang sejumlah spanduk serta mengibarkan bendera PMII di area kantor dewan.
Demonstrasi tersebut digelar sebagai bentuk desakan kepada DPRD agar melakukan evaluasi menyeluruh terhadap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Bulukumba, termasuk mengevaluasi kepala SPPG.
Koordinator Lapangan, Jirin, menyatakan pihaknya mengindikasikan adanya dugaan kerja sama antara kepala mitra dan kepala SPPG dalam memanipulasi anggaran program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Melalui aksi itu, PMII Bulukumba mendesak DPRD untuk segera mengeluarkan surat rekomendasi penggantian Koordinator Wilayah (Korwil) SPPG di Bulukumba.
“Kami menuntut DPRD agar mengeluarkan surat rekomendasi penggantian Korwil yang bertugas di Bulukumba,” tegas Jirin.
Selain itu, PMII juga mendorong penutupan dapur MBG yang dinilai tidak menerapkan sistem pengolahan limbah sesuai petunjuk teknis (juknis).
“Selain menuntut penggantian Korwil, kami juga mendesak penutupan SPPG di Bulukumba yang tidak menerapkan pengolahan limbah sesuai juknis,” tambahnya.
Hingga berita ini diturunkan, massa PMII masih menduduki kantor DPRD Bulukumba. Spanduk bertuliskan “DPR menjelma menjadi kapitalis gizi” tampak terpasang di atas pintu masuk ruang Aspirasi. (fad)




