Jakarta, VIVA – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) diprediksi masih akan bergerak fluktuatif, namun ditutup melemah pada perdagangan hari ini.
Berdasarkan data Jakarta Interbank Spot Dollar Rate atau Jisdor BI, kurs rupiah terhadap dolar Amerika Serikat berada di level Rp 16.758 per Kamis, 26 Februari 2026. Posisi rupiah itu menguat 55 poin dari kurs sebelumnya di level Rp 16.813 pada perdagangan Rabu, 25 Februari 2026.
Sementara perdagangan di pasar spot pada Jumat, 27 Februari 2026 hingga pukul 09.01 WIB rupiah ditransaksikan di Rp 16.780 per dolar AS. Posisi itu melemah 21 poin atau 0,13 persen dari posisi sebelumnya di level Rp 16.759 per dolar AS.
- VIVA.co.id/M Ali Wafa
Pengamat ekonomi dan pasar uang, Ibrahim Assuaibi mengatakan, pelaku pasar menilai positif tentang putusan Mahkamah Agung Amerika Serikat (MA AS) yang membatalkan sebagian kebijakan tarif Trump langsung direspons Pemerintah Indonesia.
Presiden Prabowo Subianto meminta jajarannya mengkaji seluruh potensi risiko pasca-keputusan tersebut, terutama terhadap implementasi perjanjian dagang Indonesia–AS.
Pemerintah memastikan, meski ada perubahan dalam kebijakan tarif Trump, perjanjian dagang Indonesia–AS tetap berjalan sesuai mekanisme yang telah disepakati. Karena perjanjian bilateral memiliki mekanisme tersendiri.
Namun, Pemerintah menilai kebijakan tarif 10 persen yang berlaku sementara selama 150 hari relatif lebih baik dibandingkan skenario sebelumnya. Selain itu, akan ada pembedaan perlakuan antara negara yang telah menandatangani perjanjian dan yang belum.
Ke depan, diplomasi dan negosiasi akan terus dilakukan secara adaptif dengan menempatkan kepentingan nasional sebagai prioritas utama. Pemerintah memastikan implementasi perjanjian perdagangan tetap memberi manfaat konkret bagi stabilitas ekonomi dan daya saing nasional di tengah dinamika global, termasuk perubahan arah kebijakan tarif Trump.
"Mata uang rupiah fluktuatif namun ditutup melemah di rentang Rp 16.750 - Rp 16.780," ujarnya.
Sebagai informasi, pelaku pasar mengamati dengan seksama perkembangan diplomatik saat para pejabat AS dan Iran bersiap untuk bertemu di Jenewa untuk membahas kembali program nuklir Teheran.
Utusan khusus AS, Steve Witkoff dan Jared Kushner, dijadwalkan bertemu dengan para pejabat Iran di Jenewa pada Kamis sore, saat Washington berupaya mencapai kesepakatan mengenai program nuklir dan rudal balistik Teheran.





