EtIndonesia. Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada Selasa (24 Februari) malam kembali memecahkan rekor dengan menyampaikan pidato kenegaraan terpanjang dalam sejarah.
Selama hampir dua jam, Trump tampil penuh energi, menggambarkan cetak biru besar tentang kemakmuran ekonomi dan diplomasi berbasis kekuatan, serta berjanji akan menggantikan pajak penghasilan pribadi dengan tarif dan memastikan setiap warga Amerika memiliki rekening pensiun mirip 401(k)—sekaligus menabuh genderang menuju pemilu paruh waktu 2026.
“Kurang dari lima bulan lagi, negara kita akan merayakan tonggak bersejarah dalam sejarah Amerika—ulang tahun ke-250 kemerdekaan Amerika Serikat. Pada 4 Juli tahun ini (Hari Kemerdekaan), kita akan merayakan negara paling luar biasa dan paling unggul di bumi ini yang telah menempuh dua setengah abad kebebasan dan kemenangan, kemajuan dan pembebasan. Namun ini baru permulaan. Kita akan menjadi semakin baik dan semakin baik. Inilah zaman keemasan Amerika,” katanya.
Pada Selasa malam itu, Trump menghabiskan 1 jam 48 menit, mencatatkan pidato kenegaraan terpanjang dalam sejarah Amerika.
Dalam satu jam pertama, ia menggunakan bahasa yang hidup dan jenaka untuk menekankan capaian ekonomi—mulai dari pemotongan pajak, penurunan harga barang, hingga penurunan harga obat, serta berbagai manfaat kesejahteraan bagi rakyat.
Trump berkata: “Kami (Amerika Serikat) sedang menghasilkan banyak uang. Tidak ada inflasi, ekonomi tumbuh pesat. Inilah yang oleh Donald Trump disebut sebagai ‘ekonomi yang benar’.”
Trump menyatakan bahwa tarif telah membawa pendapatan dan investasi besar bagi Amerika. Perjanjian dagang yang ditandatangani ulang setelah penerapan tarif membuat kedua pihak merasa diuntungkan, termasuk negara-negara yang sebelumnya memiliki defisit perdagangan besar.
Trump menambahkan: “Seiring waktu, saya yakin tarif yang dibayarkan oleh negara asing akan—seperti di masa lalu—sebagian besar menggantikan sistem pajak penghasilan modern, sehingga secara signifikan meringankan beban ekonomi orang-orang yang saya cintai (rakyat Amerika).”
Ia juga mengemukakan visi ‘tarif menggantikan pajak penghasilan pribadi’, dengan tujuan menjadikan Amerika sebagai negara makmur di mana warga tidak lagi perlu membayar pajak penghasilan. Pada saat yang sama, ia mengumumkan jaminan pensiun bagi mereka yang belum memiliki rekening pensiun 401(k).
Trump berkata: “Tahun depan, pemerintahan saya akan menyediakan—bagi para pekerja Amerika yang terlupakan, orang-orang hebat yang membangun negara ini—rencana pensiun yang sama dengan yang dimiliki seluruh pegawai federal. Kami akan mencocokkan iuran Anda hingga 1.000 dolar AS per tahun.”
Terkait imigrasi, Trump mengundang para “ibu malaikat” sebagai tamu kehormatan, berjanji memperketat deportasi imigran ilegal, sekaligus menyambut imigran legal.
Dalam pidato tersebut, Trump menegaskan pendekatan “perdamaian melalui kekuatan”: militer yang kuat mampu mencegah musuh. Mengenai Iran, ia menekankan bahwa Teheran tidak boleh memiliki senjata nuklir dan tidak seharusnya menindas warganya, sembari menegaskan bahwa diplomasi tetap menjadi pilihan utama Amerika.
Trump menegaskan: “Tidak boleh ada negara yang meragukan tekad Amerika Serikat. Kami memiliki militer terkuat di bumi. Pada masa jabatan pertama saya, saya telah membangun kembali militer, dan kami akan terus melakukannya. Anggaran hingga triliunan dolar membuktikannya. Kami tidak punya pilihan lain. Kami harus kuat.”
Sepanjang pidato, klimaks demi klimaks dan kejutan terus bermunculan. (Hui)





