Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi meluncurkan panduan terbaru bertajuk “Umrah and Ziyarah Guide” dalam 16 bahasa, seperti bahasa Inggris, bahasa Prancis, bahasa Spanyol, bahasa Turki, hingga bahasa Indonesia, guna membantu jemaah memahami tata cara ibadah sesuai bahasa masing-masing.
Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman, serta memberikan rasa tenang bagi para jemaah selama menjalankan rangkaian ibadah mereka.
Dilansir Saudi Press Agency, panduan tersebut dirancang sebagai referensi interaktif yang mencakup seluruh tahapan perjalanan umrah dan ziarah. Isinya meliputi persiapan sebelum keberangkatan, prosedur pengurusan visa, tata cara pelaksanaan ibadah, hingga informasi seputar proses kepulangan.
Materi dalam panduan disusun secara kronologis, sehingga memudahkan jemaah menemukan informasi sesuai tahap perjalanan yang sedang dijalani.
Selain itu, kontennya dilengkapi ilustrasi visual, serta tautan digital menuju peta lokasi, video panduan, dan berbagai layanan pendukung untuk mempermudah akses informasi.
Beberapa topik penting yang dibahas antara lain tata cara mengenakan ihram, pelaksanaan tawaf dan sa’i, adab selama berada di dua Masjid Suci, serta informasi layanan utama di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi.
Panduan ini juga memuat aturan organisatoris dan etika yang perlu diperhatikan, demi menjaga ketertiban dan kelancaran pelaksanaan ibadah.
Kementerian menyatakan bahwa peluncuran panduan multibahasa ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas layanan kepada jemaah.
Inisiatif tersebut juga sejalan dengan transformasi digital yang tengah dikembangkan, sehingga pengalaman beribadah dapat berlangsung lebih nyaman, terarah, dan efisien.





