Mesin Motor Mengalami Overheat? Waspadai Penyebabnya!

medcom.id
2 jam lalu
Cover Berita
Jakarta - Panas berlebih pada mesin sepeda motor bisa menjadi tanda bahwa ada sistem yang tidak bekerja sebagaimana mestinya. Mesin yang cepat panas bukan hanya mengganggu performa kendaraan, tapi juga bisa menyebabkan kerusakan serius pada mesin jika dibiarkan. 
 
Dalam banyak kasus, penggunaan oli yang tidak sesuai atau tidak diganti tepat waktu bisa menyebabkan panas berlebih. Tentunya penting bagi pemilik motor memahami penyebab dan cara mengatasi mesin motor yang overheat agar mesin dalam kondisi ideal setiap saat. 
 
Berikut adalah beberapa faktor teknis penyebab mesin overheat: Sistem Pendingin Tidak Berfungsi Optimal Pada motor dengan sistem pendingin cairan, kerusakan seperti radiator bocor atau kipas radiator yang mati dapat menyebabkan peningkatan suhu mesin. Di sisi lain, oli mesin berfungsi sebagai pelumas dan juga pendingin. 

Ketika level oli rendah atau kualitas oli tidak sesuai dengan spesifikasi yang direkomendasikan, maka sistem pendinginan internal tidak akan maksimal. Inilah salah satu penyebab utama mesin motor overheat yang sering diabaikan. Baca Juga:
Jangan Tunggu Momen Mudik, Servis Kendaraan Sekarang! Filter Udara Kotor atau Tersumbat Filter udara yang kotor dapat menghambat aliran udara ke ruang bakar, menyebabkan pembakaran yang tidak efisien dan akhirnya menyebabkan panas. Oleh karena itu, penting mengecek kondisi filter oli dan filter udara secara berkala untuk membantu menjaga suhu mesin tetap stabil. Karburator atau Injektor Kotor Karburator atau injektor yang kotor akan mengganggu rasio campuran bahan bakar dan udara, menghasilkan proses pembakaran yang tidak sempurna. Akibatnya, suhu ruang bakar meningkat dan bikin mesin cepat panas. Ini bisa menjadi salah satu penyebab utama mesin cepat overheat, apalagi jika tidak dibersihkan secara rutin. Mesin Bekerja Terlalu Keras Motor memiliki kapasitas motor tertentu yang dirancang untuk kinerja optimal. Mengangkut beban berlebih, memacu rpm tinggi terus-menerus, atau menggunakan motor dalam kemacetan tanpa pendinginan maksimal bisa menyebabkan mesin bekerja lebih keras dari seharusnya. 
 
Kondisi ini akan mempercepat peningkatan suhu mesin dan bisa menyebabkan kerusakan serius pada mesin. Baca Juga:
Hyundai Ioniq 5 N, Cuma Rp1,3 Miliar Punya Supercar Listrik! Setelan Klep Tidak Tepat Setelan klep yang terlalu rapat atau longgar dapat mengganggu siklus pembakaran dan kinerja mesin secara keseluruhan. Klep yang tidak sesuai dengan spesifikasi pabrikan bisa menyebabkan pembakaran yang tidak efisien, meningkatkan panas mesin, dan bahkan menurunkan umur pakai motor.
 
Oleh karena itu, penting bagi pemilik motor untuk melakukan pengecekan dan penyetelan klep secara berkala di bengkel terpercaya.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(UDA)

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
BPJPH Tekankan Pentingnya Sinergi Lintas Sektor untuk Dukung UMKM Halal
• 2 jam lalupantau.com
thumb
Dalam Peristiwa Bersejarah Pertama, AS Mengerahkan Pesawat Tempur Siluman di Israel di Tengah Ketegangan dengan Iran
• 2 jam laluerabaru.net
thumb
Kecam Keras Kekerasan di Pelatnas Panjat Tebing, Verrell Bramasta Dukung Langkah Tegas Menpora
• 2 jam lalujpnn.com
thumb
Riefky: Bazar Ramadan Jadi Bukti Ekraf Mampu Gerakkan Ekonomi Daerah
• 19 jam lalutvrinews.com
thumb
Presiden Prabowo Tiba di Tanah Air Usai Lawatan ke AS, Yordania, dan PEA
• 10 jam lalutvrinews.com
Berhasil disimpan.