Sari Roti (ROTI) Ekspansi Bisnis ke Pakan Ternak, Optimalkan Limbah Produksi

idxchannel.com
11 jam lalu
Cover Berita

PT Nippon Indosari Corporindo Tbk (ROTI) siap melebarkan sayap bisnis ke pakan hewan ternak dengan memanfaatkan sisa hasil produksi roti.

PT Nippon Indosari Corporindo Tbk (ROTI) siap melebarkan sayap bisnis ke pakan hewan ternak dengan memanfaatkan sisa hasil produksi roti. (Foto: Ist)

IDXChannel - PT Nippon Indosari Corporindo Tbk (ROTI) siap melebarkan sayap bisnis ke pakan hewan ternak. Keputusan strategis tersebut dilakukan dalam rangka meningkatkan kinerja keuangan perseroan.

Sejalan dengan rencana tersebut, produsen roti terbesar di Indonesia itu akan menambahkan kegiatan usaha berupa Industri Ransum Pakan Hewan dengan kode KBLI 10801. Produksi pakan ini nantinya memanfaatkan sisa hasil produksi roti.

Baca Juga:
Sari Roti (ROTI) Rombak Jajaran Direksi dan Komisaris, Ini Susunan Terbarunya

"Untuk produk tepung pakan ternak, perseroan akan melakukan produksi sendiri dengan cara memanfaatkan investasi pabrik ransum pakan hewan serta didukung oleh tenaga kerja yang kompeten," kata manajemen ROTI dalam keterbukaan informasi, Jumat (27/2/2026).

Berdasarkan Laporan Ringkas Uji Kelayakan Usaha (Feasibility Study) yang dilakukan KJPP Rengganis, Hamid & Rekan, bisnis tepung pakan ternak dinilai layak secara pasar mengingat pasarnya terus berkembang didoorong oleh ekspansi ayam petelur sebagai konsekeuensi dari program Makan Bergizi Gratis (MBG). 

Baca Juga:
Sari Roti (ROTI) Raih Laba Bersih Rp259 Miliar Sepanjang 2025

Dalam perhitungan keuangan, bisnis pakan ternak ini memiliki Internal Rate of Return (IRR) 26,44 persen, jauh di atas parameter normal 9,76 persen. Adapun masa pengembalian modal (payback period) diproyeksikan sekitar 5 tahun 7 bulan.

Terkait rencana ini, perseroan akan melaksanakan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 7 April 2026 untuk meminta restu pemegang saham. 

Perseroan meyakinkan bahwa ekspansi ini akan memberikan nilai tambah terhadap kegiatan usaha existing karena mengoptimalkan limbah hasil produksi roti. Selain itu, perseroan juga telah memiliki tenaga ahli yang dibutuhkan untuk mendukung operasional bisnis baru ini.

(Rahmat Fiansyah)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Santuni Anak Yatim Piatu, Ketua KWP: Wartawan Harus Bermanfaat Bagi Masyarakat
• 18 jam lalujpnn.com
thumb
Bank Sentral Eropa Rugi Rp24 Triliun pada 2025
• 14 jam laluidxchannel.com
thumb
Aturan THR Pemerintah Tak Kunjung Keluar, Ini Sebabnya
• 10 jam lalurepublika.co.id
thumb
Mensos: 869 Ribu Peserta PBI JKN Kembali Aktif 
• 5 jam lalutvrinews.com
thumb
KDM Jemput Warga Jabar Korban Kekerasan di NTT, 12 Orang Dipulangkan ke Bandung
• 14 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.