JAKARTA, DISWAY.ID - Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya membantah adanya pengurangan anggaran pendidikan untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Sebelumnya, Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto menegaskan kalau anggaran pendidikan yang merupakan amanah undang-undang dan harus 20%, dipangkas menjadi sisa 14% karena sudah terpakai untuk anggaran program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Pernyataan itu dibantah oleh Teddy.
BACA JUGA:Keras! PDIP Resmi Larang Kader Terlibat Bisnis SPPG Program MBG Prabowo
Ia menjelaskan bahwa Presiden Prabowo Subianto menambah dan mendetailkan anggaran untuk siswa, sekolah dan gurunya.
"Jadi yang mau saya sampaikan tidak ada program pendidikan yang dikurangi, atau tidak berjalan. Seluruhnya berjalan, dilanjutkan, bahkan ditambah. Dan lebih detail, lebih fokus kepada siswanya, sekolahnya, dan juga gurunya," kata Teddy di Kompleks Istana Kepresidenan, Jumat, 27 Februari 2026.
Teddy menegaskan tidak ada program presiden sebelumnya yang dihentikan.
BACA JUGA:Awasi Praktik Mark Up Bahan Baku Pangan MBG, BGN: Mitra Nakal Langsung Saya Suspend!
Ia memastikan semua program presiden di periode sebelumnya dihentikan.
"Apakah program makan bergizi ini mengurangi program pendidikan? Saya jawab, tidak. Faktanya, tidak ada program strategis pendidikan dari periode sebelumnya yang tidak berjalan sekarang. Tidak ada program dari periode sebelumnya yang dihentikan. Semuanya berjalan. Semuanya berjalan, bahkan ditambah," imbuhnya.
Menurut Teddy, program makan bergizi gratis justru bertujuan meningkatkan kualitas sumber daya manusia, khususnya bagi peserta didik mulai dari PAUD, TK, SD, SMP, SMA, hingga sederajat.
BACA JUGA:Soroti Banyak Sekolah Rusak, PDIP Sayangkan Dana Pendidikan Rp 223,5 Triliun Justru untuk MBG
Program ini dirancang untuk mendukung proses belajar siswa agar lebih optimal di sekolah.
Ia menjelaskan, anggaran pendidikan telah disepakati bersama antara DPR dan pemerintah pada September tahun lalu untuk digunakan pada 2026, termasuk rincian isi dan peruntukannya.
"Anggarannya, anggaran pendidikan ini sudah disepakati bersama oleh DPR, pemerintah termasuk badan anggaran DPR tahun lalu. Pada September kalau tidak salah, untuk digunakan di 2026. Termasuk isi dan peruntukan dari anggaran pendidikan ini," tuturnya.
- 1
- 2
- »





