JAKARTA, KOMPAS.com - Tiga pekan menjelang Lebaran, harga tiket bus antarkota antarprovinsi (AKAP) untuk mudik di Terminal Kalideres, Jakarta Barat, terpantau masih normal.
Kepala Terminal Kalideres, Nur Prasetyo, mengonfirmasi bahwa hingga saat ini tarif tiket bus masih stabil.
"Sejauh ini belum ada kenaikan, harga masih stabil," ujar Prasetyo saat ditemui Kompas.com di lokasi, Jumat (27/2/2026).
Baca juga: Mahasiswa Demo di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo Arah Tendean Ditutup
Meski demikian, ia menyebut kenaikan harga tiket merupakan hal yang lumrah dan biasanya terjadi seiring mendekatnya Hari Raya Idul Fitri.
"Sementara belum ada kenaikan, tapi nanti pasti ada kenaikan bertahap. Makin mendekati Lebaran makin naik dan bervariasi, terutama memasuki H-7," jelasnya.
Kondisi harga yang masih normal ini juga dibenarkan Arif (bukan nama sebenarnya), salah satu pekerja perusahaan otobus (PO) di Terminal Kalideres.
Ia mengatakan, saat ini belum memasuki fase lonjakan pemesanan tiket arus mudik.
"Kalau tiket sih sekarang belum, belum naik, masih normal. Kalaupun naik paling sedikit lah, karena belum masuk musim mudik, belum pada dapet THR," ucap Arif kepada Kompas.com.
Arif menyebut, untuk bus kelas eksekutif tujuan Jawa dan Sumatera, tarifnya masih relatif stabil.
"Kalau sekarang harganya, ini kita bicara harga yang bagus ya, eksekutif gitu misalnya. Ke Jawa Timur, ke Malang itu masih stabil Rp 300.000-an lah kira-kira. Kalau ke Sumatera, Padang gitu Rp 600.000 sampai Rp 700.000," paparnya.
Arif pun memprediksi kenaikan harga tiket baru akan mulai terasa pada pekan ketiga Ramadhan.
Baca juga: Transjakarta, LRT Jakarta, dan MRT Jakarta Gratis Saat Lebaran
Namun, ia memastikan besaran kenaikannya akan mematuhi aturan batas atas yang berlaku.
"Nanti kalau sudah mepet (Lebaran), masuk minggu ketiga tuh mulai naik. Kalau pas naiknya berapa ya nanti tergantung, kan ada aturannya juga naikin harga tiket atapnya (batasnya)," kata dia.
"Paling misalnya Rp 100 ribu atau Rp 200 ribu gitu biasanya. Tergantung juga tanggal berapanya, kalau makin mepet Lebaran makin mahal," sambungnya.
Beberapa pekan menuju libur panjang Idul Fitri 2026, Arif mengungkapkan kondisi Terminal Kalideres saat ini justru terbilang sepi, berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya.