Setahun Memimpin Takalar, Daeng Manye-Hengky Torehkan Beberapa Capaian Strategis

harianfajar
2 jam lalu
Cover Berita

HARIAN FAJAR, TAKALAR – Satu tahun telah berlalu sejak pasangan Bupati dan Wakil Bupati Takalar Mohammad Firdaus Daeng Manye-Hengky Yasin memimpin Kabupaten Takalar.

Dalam kurun waktu itu, Takalar mencatatkan sejumlah capaian signifikan di bidang ekonomi dan sosial. Pertumbuhan ekonomi tercatat melampaui rata-rata. Sementara inflasi berhasil dijaga tetap terkendali.

Keberhasilan ini bukan sekadar angka di atas kertas. Dari penurunan tingkat kemiskinan, pengendalian harga kebutuhan pokok melalui Gerakan Pangan Murah, hingga percepatan transformasi digital yang melibatkan ASN dan masyarakat.

Berbagai langkah nyata menunjukkan komitmen kepemimpinan pasangan Daeng Manye – Hengky Yasin untuk menjadikan Takalar sebagai daerah yang lebih produktif, modern, dan ramah bagi warganya.

Dengan kombinasi pertumbuhan ekonomi, stabilitas harga, dan inovasi digital, satu tahun kepemimpinan menjadi bukti kerja nyata yang dirasakan langsung oleh masyarakat termasuk sejumlah indikator makro pembangunan menunjukkan tren positif.

Data terbaru 2025 mencatat perbaikan signifikan di sektor kemiskinan, pendidikan, kesehatan hingga pertumbuhan ekonomi. Tingkat kemiskinan di Takalar tercatat menurun dari 7,75 persen pada 2024 menjadi 7,27 persen pada 2025.

Penurunan ini menjadi sinyal menguatnya daya tahan ekonomi masyarakat di tengah berbagai tantangan nasional. Di bidang kualitas sumber daya manusia, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Takalar meningkat dari 72,06 pada 2024 menjadi 72,79 pada 2025.

Kenaikan ini ditopang oleh membaiknya sektor kesehatan dan pendidikan.
Angka Harapan Hidup yang merefleksikan indeks kesehatan naik dari 73,69 tahun menjadi 74,08 tahun.

Sementara itu, pada sektor pendidikan, Harapan Lama Sekolah mencapai 12,62 tahun dan Rata-rata Lama Sekolah 7,84 tahun, yang turut menunjukkan tren peningkatan dibanding tahun sebelumnya.
Dari sisi ekonomi masyarakat, pengeluaran riil per kapita juga mengalami kenaikan dari Rp11,67 juta pada 2024 menjadi Rp12,01 juta pada 2025. Hal ini mengindikasikan adanya peningkatan daya beli warga.

Sektor pertanian sebagai tulang punggung ekonomi daerah mencatat lonjakan produksi padi sebesar 18,52 persen, dari 115,61 ribu ton menjadi 137,01 ribu ton Gabah Kering Giling.

Capaian ini memperkuat posisi Takalar sebagai salah satu daerah penyangga pangan di Sulawesi Selatan. Di bidang ketenagakerjaan, tingkat pengangguran turun tipis namun konsisten dari 3,84 persen pada 2024 menjadi 3,76 persen pada 2025.

Sementara tingkat ketimpangan (Gini Rasio) juga membaik, turun dari 0,385 menjadi 0,34 pada 2025, menandakan distribusi pendapatan yang semakin merata.

Tak hanya itu, pertumbuhan ekonomi Takalar tahun 2025 tercatat sebagai yang tertinggi dalam empat tahun terakhir, mempertegas akselerasi pembangunan yang tengah berlangsung.

Satu tahun pemerintahan Daeng Manye-Hengky Hasin, menunjukkan arah kebijakan yang terukur dengan penguatan pada sektor fundamental: pengentasan kemiskinan, peningkatan kualitas SDM, penguatan pertanian, serta stabilitas ekonomi daerah.

Publik kini menanti konsistensi dan inovasi lanjutan untuk menjaga tren positif ini tetap berkelanjutan di tahun-tahun berikutnya. (mgs)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Ajarilah Dia Bersyukur Jika Memang Mencintainya
• 7 jam laluerabaru.net
thumb
Warga Duga Ini Penyebab Jalan Otista Raya Tangsel Cepat Rusak Usai Ditambal
• 23 jam lalukompas.com
thumb
Kasus Importasi Barang, KPK Duga Uang Rp5 Miliar Disita di Ciputat terkait Kepabeanan dan Cukai
• 21 jam lalukompas.tv
thumb
Phonska Plus dominan, tekuk Pertamina Enduro tiga set
• 21 jam laluantaranews.com
thumb
Baznas RI Salurkan 400 Paket Hidangan Berkah Ramadhan untuk Pemulung di Tebet
• 7 jam lalupantau.com
Berhasil disimpan.