TNI Angkatan Udara Akan Bangun Satuan Radar di Bengkulu Selatan pada April 2026 untuk Perkuat Pertahanan Udara Sumatera

pantau.com
2 jam lalu
Cover Berita

Pantau - TNI Angkatan Udara akan memulai pembangunan satuan radar di Bengkulu Selatan pada April 2026 guna memperkuat sistem pertahanan udara di wilayah selatan Sumatra dan bagian barat Indonesia.

Informasi tersebut disampaikan di Bengkulu pada Jumat, 27 Februari 2026 pukul 16:46 WIB dengan waktu baca dua menit.

Wakil Gubernur Bengkulu Mian menerima kunjungan TNI AU dari Lanud Sri Mulyono Herlambang di Bengkulu pada Kamis, 27 Februari 2026 untuk membahas rencana pembangunan tersebut.

Wakil Gubernur Bengkulu Mian menyampaikan "Atas nama Gubernur Bengkulu kami menyampaikan terima kasih. Dalam waktu dekat akan dilaksanakan peletakan batu pertama atau groundbreaking pembangunan fasilitas radar di Bengkulu Selatan sebagai bagian dari penguatan sistem pertahanan udara." ungkapnya.

Pemerintah Provinsi Bengkulu mendukung penuh rencana pembangunan satuan radar tersebut karena dinilai strategis dalam memperkuat sistem pertahanan nasional.

Lokasi dan Jadwal Pembangunan

Komandan Lanud Sri Mulyono Herlambang Kolonel Pnb Zulkifli Arif Purba menjelaskan bahwa pembangunan satuan radar atau Satrad akan berlokasi di Manna, Kabupaten Bengkulu Selatan.

Komandan Lanud Sri Mulyono Herlambang Kolonel Pnb Zulkifli Arif Purba menyampaikan "Kami dari Lanud Sri Mulyono Herlambang yang salah satu wilayah teritorialnya mencakup Provinsi Bengkulu berkunjung untuk menyampaikan rencana pembangunan satuan radar. Pembangunan direncanakan dimulai pada minggu kedua April 2026 dan kami memohon dukungan dari pemerintah daerah." ujarnya.

Sinergi antara pemerintah daerah dan TNI Angkatan Udara dinilai diperlukan agar proses pembangunan berjalan lancar sesuai jadwal yang telah ditetapkan.

Perkuat Deteksi Dini dan Kedaulatan Udara

Keberadaan radar tersebut nantinya akan meningkatkan kemampuan pemantauan dan pengamanan wilayah udara di kawasan Sumatera Bagian Selatan yang berbatasan langsung dengan Samudera Hindia.

Sistem radar itu juga akan meningkatkan kemampuan deteksi dini terhadap potensi ancaman di ruang udara Negara Kesatuan Republik Indonesia sebagai langkah strategis TNI Angkatan Udara dalam menjaga kedaulatan udara nasional.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
BGN: Setiap SPPG Terima Rp500 Juta per Hari untuk Jalankan MBG
• 10 jam lalubisnis.com
thumb
Hindari Minum Kopi di Malam Hari! Ternyata Ini Efeknya bagi Tubuh
• 8 jam laluharianfajar
thumb
Tol Bocimi dan Japek 2 Dipersiapkan untuk Arus Mudik dan Balik Lebaran
• 16 jam lalurepublika.co.id
thumb
Idrus Marham Minta Warga Laporkan Menu MBG yang Tidak Sesuai
• 3 jam laluharianfajar
thumb
Rekomendasi Buku yang Bisa Bikin Kamu Keluar dari Reading Slump
• 7 jam lalubeautynesia.id
Berhasil disimpan.