REPUBLIKA.CO.ID, BOGOR — Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Menko IPK) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengatakan percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi infrastruktur pascabencana di Aceh dan wilayah Sumatera lainnya terus dilakukan.
“Secara khusus kami melakukan update progres dan evaluasi Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi pascabencana alam di Sumatera, baik Aceh, Sumatera Utara maupun Sumatera Barat,” kata AHY di Bogor, Jumat (27/2/2026).
Baca Juga
BI Aceh Himbau Masyarakat Belanja Bijak untuk Kendalikan Inflasi
BNPB Tekankan Konektivitas Jaringan Air Bersih di Huntara Aceh
BPBD Aceh Barat Kerahkan Personel Padamkan Kebakaran Lahan di Meureubo
Ia menyebut kondisi di ketiga provinsi tersebut menunjukkan perbaikan signifikan dibandingkan periode awal pascabencana.
Berdasarkan data Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) per 23 Februari 2026, seluruh 38 ruas jalan nasional dan 17 jembatan nasional terdampak di Aceh telah beroperasi secara fungsional.
.rec-desc {padding: 7px !important;}
Di Sumatera Utara, seluruh 30 jalan nasional dan lima jembatan nasional yang terdampak juga telah kembali beroperasi. Sementara di Sumatera Barat, sebanyak 31 jalan nasional dan 13 jembatan nasional yang terdampak telah dapat digunakan kembali.
Selain jalan dan jembatan, pemulihan jaringan listrik dan layanan telekomunikasi juga menunjukkan tren positif.