JAKARTA, KOMPAS.TV - Menteri Koperasi Ferry Juliantono menyatakan koperasi desa telah diberikan modal berupa bangunan, perlengkapan, hingga alat transportasi. Pemerintah berharap koperasi menjadi pusat perputaran uang di desa.
Ia menambahkan, bukan hanya modal operasional koperasi yang perlu diperkuat, tetapi juga Lembaga Pengelola Dana Bergulir dan lembaga-lembaga lain ikut mendukung pembiayaan bagi produk-produk lokal dari UMKM desa agar dapat berkembang melalui ekosistem koperasi.
Ketua Asosiasi Kader Sosio-Ekonomi Strategis sekaligus CEO Induk Koperasi Usaha Rakyat, Suroto, menyebut ada persepsi di tingkat desa bahwa dana desa seakan-akan dipotong.
Namun menurutnya, dana tersebut bukan dipotong, melainkan diwujudkan dalam bentuk gedung dan peralatan koperasi.
Suroto menilai, yang perlu dilihat masyarakat dan perangkat desa adalah peluang percepatan ekonomi melalui koperasi desa.
Ia menyebut koperasi desa berpotensi menciptakan sumber pendapatan baru. Salah satu pembeda dengan outlet modern adalah fungsi koperasi sebagai penyalur barang publik yang memiliki margin keuntungan.
menurut Suroto, keuntungan tersebut selama ini dinikmati kartel. Jika koperasi desa mengambil peran itu, maka keuntungan bisa kembali ke desa dan bahkan mengembalikan dana desa melalui perputaran usaha koperasi.
Selengkapnya saksikan di sini: https://youtu.be/QrdLwfkqzuw
#koperasidesamerahputih #prabowo #menterikoperasi
Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi Anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah Lebih Dekat, Satu Langkah Makin Terpercaya!
Penulis : Elisabeth-Widya-Suharini
Sumber : Kompas TV
- koperasi
- desa
- menteri
- ferry juliantono
- kartel
- prabowo





