AS Dukung Pakistan di Tengah Perang Terbuka dengan Taliban Afghanistan

kumparan.com
5 jam lalu
Cover Berita

Amerika Serikat (AS) pada Jumat (27/2) menyatakan dukungan kepada Pakistan di tengah eskalasi konflik dengan Taliban Afghanistan, yang disebut sebagai perang terbuka.

AS berpandangan Pakistan menerapkan 'Hak Membela Diri' dari serangan Taliban.

Menurut Reuters, pernyataan itu muncul setelah Taliban menyatakan siap bernegosiasi menyusul serangan udara Pakistan ke sejumlah kota besar di Afghanistan.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri (Kemlu) AS dalam pernyataan tertulis menyebut Washington berpihak pada Islamabad dalam konteks pertahanan diri.

“Amerika Serikat mendukung hak Pakistan untuk membela diri terhadap serangan dari Taliban, kelompok yang ditetapkan sebagai Teroris Global Khusus,” kata juru bicara tersebut, dilansir Reuters.

Pakistan sendiri merupakan sekutu utama non-NATO bagi Amerika Serikat. Sementara itu, Washington hingga kini tetap mengkategorikan Taliban Afghanistan sebagai kelompok teroris.

Diplomat AS Allison Hooker juga menyatakan telah berbicara dengan Sekretaris Luar Negeri Pakistan Amna Baloch pada Jumat waktu setempat, melalui platform X.

Kemlu AS mengaku mengetahui adanya peningkatan ketegangan dan pecahnya pertempuran antara Pakistan dan Taliban Afghanistan. Washington juga menyatakan berduka atas jatuhnya korban jiwa dalam konflik tersebut.

“Taliban secara konsisten gagal memenuhi komitmen kontra-terorisme mereka,” lanjut pernyataan itu.

AS juga menuding kelompok-kelompok teroris menggunakan wilayah Afghanistan sebagai landasan untuk melancarkan serangan.

Secara militer, Pakistan memiliki keunggulan signifikan dibanding Afghanistan, termasuk sebagai negara bersenjata nuklir dengan kekuatan militer yang jauh lebih modern.

Namun, Taliban dikenal piawai dalam perang gerilya setelah puluhan tahun bertempur melawan pasukan pimpinan AS, sebelum kembali berkuasa di Kabul pada 2021 menyusul penarikan pasukan AS yang berlangsung kacau.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Diduga Curi AC, Seorang Pria di Depok Dikunci di Dalam Ruko | KOMPAS PETANG
• 16 menit lalukompas.tv
thumb
Umrah Ramadan 1447 H Diatur Lebih Ketat, Arab Saudi Fokus Kendalikan Kerumunan
• 17 jam lalueranasional.com
thumb
Dedi Mulyadi Minta Maaf soal Kondisi Jalan Rusak di Jabar, Kini Pasang Target Setinggi Langit: Kita Inginnya 100 Persen
• 21 jam lalugrid.id
thumb
Bobby Nasution Protes Sumut Hanya Dapat 6,91% Dana Rehabilitasi Bencana, Infrastruktur Cuma Rp37 Miliar
• 22 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Indonesia Minta Otoritas Palestina Dilibatkan di Jalur Gaza Lewat BoP
• 8 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.