Grid.ID - Bulan suci Ramadan menjadi momen penuh makna bagi umat Muslim, termasuk bagi para pekerja seni yang harus tetap menjalani aktivitas profesional di tengah kewajiban berpuasa. Hal tersebut juga dirasakan oleh aktris Dinda Kanya Dewi yang mengakui bahwa menjalani syuting selama Ramadan bukanlah perkara mudah baginya.
Saat ditemui di kawasan Jakarta Selatan pada Rabu (25/2/2026), Dinda secara terbuka mengungkapkan tantangan terbesarnya ketika harus bekerja di bulan puasa. Ia tidak menampik bahwa aktivitas syuting yang padat dan menguras energi kerap membuat kondisi fisiknya diuji.
“Sebenarnya untuk syuting di bulan puasa salah satu kelemahanku adalah aku agak sulit sebenarnya puasa di saat syuting,” ungkap Dinda Kanya Dewi di kawasan Jakarta Selatan pada Rabu (25/2/2026).
Jadwal panjang, tuntutan emosi dalam adegan, serta kondisi lokasi syuting yang tidak selalu nyaman menjadi faktor yang membuat puasa terasa lebih berat. Meski demikian, Dinda berusaha untuk tetap menjalani kewajiban tersebut dengan penuh kesadaran.
Baginya, pekerjaan yang datang di bulan Ramadan bukanlah beban, melainkan bentuk rezeki yang patut disyukuri. Ia memilih untuk memandang kesibukan tersebut sebagai bagian dari perjalanan hidup dan karier yang harus dijalani dengan ikhlas.
“Mungkin ini juga rezeki buat aku di bulan puasa, jadi sebisa mungkin aku tetap melakukan,” tuturnya. Prinsip tersebut menjadi pegangan Dinda agar tetap kuat secara mental ketika harus membagi energi antara ibadah dan tanggung jawab profesional.
Namun, Dinda juga bersikap realistis terhadap kondisi tubuhnya. Ia menyadari bahwa setiap orang memiliki batas kemampuan fisik yang berbeda. Oleh karena itu, ia sudah menyiapkan semacam “rencana darurat” jika suatu saat benar-benar tidak sanggup melanjutkan puasa karena tuntutan pekerjaan.
“Tapi kalau misalnya ternyata enggak kuat, ya Allah maaf ya Allah, aku bekerja, aku minta maaf,” ucapnya.
Pengalaman syuting di bulan Ramadan sebenarnya bukan hal baru bagi Dinda. Ia pernah melewati situasi yang bahkan jauh lebih berat pada tahun sebelumnya, ketika harus menjalani proses syuting film horor saat berpuasa. Proyek tersebut menuntut fisik dan mental ekstra, mulai dari jadwal malam hingga adegan-adegan yang cukup menguras tenaga.
Dari pengalaman-pengalaman itulah, Dinda belajar untuk mengenali kebutuhan tubuhnya sendiri. Ia pun memiliki beberapa tips agar tetap bisa menjalani puasa dengan kondisi fisik yang relatif stabil selama syuting. Menurutnya, kunci utama terletak pada persiapan sejak waktu sahur.
“Mungkin kalau dari aku sendiri tips untuk tetap berpuasa saat syuting itu sahurnya sih yang benar,” jelasnya.
Ia menekankan pentingnya asupan nutrisi yang seimbang, mulai dari protein, karbohidrat, hingga vitamin, agar tubuh memiliki cadangan energi yang cukup sepanjang hari. Selain faktor fisik, Dinda juga menyoroti aspek mental dan spiritual yang tak kalah penting. Ia menyebut bahwa niat yang kuat menjadi fondasi utama agar puasa tetap bisa dijalani di tengah kesibukan.
“Sama niat yang teguh. Itu yang paling susah,” tambahnya. Menurut Dinda, ketika niat sudah lurus, tubuh dan pikiran akan lebih siap menghadapi berbagai tantangan yang muncul selama Ramadan.(*)
Artikel Asli




